Produksi urea melibatkan reaksi kimia kompleks yang dilakukan dalam kondisi ekstrem dengan tekanan dan suhu tinggi, yang secara inheren membawa berbagai risiko operasional dan keselamatan. Studi ini berfokus pada penilaian potensi bahaya yang terkait dengan reaktor pembentukan urea di fasilitas produksi pupuk di Indonesia. Penilaian dilakukan dengan menggunakan metode Hazard and Operability Study (HAZOP), yang secara sistematis mengidentifikasi penyimpangan dari kondisi operasi standar dan mengevaluasi dampak potensialnya. Beberapa penyimpangan kritis yang terkait dengan parameter seperti tekanan, suhu, dan laju aliran dianalisis, dengan perhatian khusus pada kegagalan yang dapat membahayakan keselamatan proses, kualitas produk, atau integritas lingkungan. Skenario kontinjensi dikembangkan untuk mode kegagalan tertentu, termasuk penyumbatan katup, kebocoran akibat korosi, dan pemeliharaan kondisi proses yang tidak tepat. Temuan tersebut menggarisbawahi pentingnya manajemen risiko proaktif dan modernisasi proses untuk memastikan keselamatan dan keandalan operasi produksi urea. Studi ini memberikan wawasan berharga untuk meningkatkan ketahanan sistem produksi pupuk di Indonesia melalui penilaian risiko terstruktur dan strategi mitigasi.
Copyrights © 2025