Masih rendahnya kemandirian ekonomi desa serta keterbatasan akses masyarakat terhadap sumber daya produktif menjadi salah satu tantangan utama dalam pembangunan desa di Kabupaten Mojokerto. Meskipun memiliki kekayaan budaya dan potensi alam yang melimpah, potensi tersebut belum sepenuhnya diolah secara optimal oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prosedur pengembangan ekonomi kreatif dalam pelaksanaan Program Desa Berdaya oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mojokerto. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan ekonomi kreatif dalam program ini melibatkan tahapan pra-sosialisasi, bimbingan teknis, peluncuran produk unggulan desa, hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban dan strategi keberlanjutan. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lain menjadi kunci keberhasilan program.
Copyrights © 2025