Sekolah sungai merupakan pendekatan pembelajaran kontekstual yang memanfaatkan sungai dan lingkungan sekitarnya sebagai sumber belajar aktif dan nyata yang potensial. Melalui proses observasi, eksplorasi, dan tindakan nyata di lingkungan sungai, siswa tidak hanya belajar tentang isu lingkungan tetapi juga mengembangkan berbagai keterampilan hidup seperti berpikir kritis, bekerja sama, tanggung jawab, dan kepemimpinan. Metode pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan kolaborasi antara tim pelaksana (mahasiswa dan dosen) dengan masyarakat, khususnya siswa, guru pendamping, dan warga sekitar pada fenomena sekolah sungai sebagai subjek yang terlibat dalam program Sekolah Sungai. Hasil pengabdian, pembelajaran berbasis lingkungan melalui Sekolah Sungai mampu meningkatkan capaian kemampuan siswa, siswa dapat menjaga lingkungan dengan baik, secara kreatif siswa dapat membuat kerajinan dari bahan bekas tau pun daur ulang, sekaligus menciptakan generasi penerus yang karakternya peduli, mandiri, dan memiliki rasa tanggung jawab. Pentingnya pendidikan lingkungan berbasis lokal terintegrasi dalam kurikulum sekolah guna mencetak generasi muda yang adaptif dan berdaya saing.
Copyrights © 2025