Popularitas anime di Indonesia meningkat pesat berkat kemudahan akses melalui platform streaming legal seperti Netflix, Bstation, dan Crunchyroll. Fenomena ini membuka peluang pemanfaatan anime sebagai media pembelajaran bahasa Jepang terutama dalam keterampilan menyimak. Meskipun penggunaan platform streaming semakin meluas, pemanfaatannya sebagai sarana pembelajaran bahasa asing masih belum banyak dikaji secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara fitur-fitur pada platform streaming anime seperti kualitas audio dan subtitle dengan kemampuan menyimak bahasa Jepang. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Instrumen utama berupa kuesioner skala Likert 4 poin yang disebarkan secara daring kepada mahasiswa Sekolah Vokasi IPB yang merupakan penonton anime aktif dan memiliki pengalaman belajar bahasa Jepang. Data dianalisis menggunakan distribusi frekuensi dan kategori tingkat skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur audio dan subtitle pada platform streaming dinilai sangat membantu dalam meningkatkan kemampuan menyimak, khususnya dalam memahami kosakata baru dan mengikuti kecepatan bicara penutur asli.
Copyrights © 2025