Penelitian ini menegaskan bahwa konsep amr bil ma’ru>f wa nahy ‘an al-munka>r sebagai karakter dakwah harus dilakukan melalui prosedur yang benar. Hal ini agar tidak diimplementasikan dengan serampangan oleh beberapa oknum yang mengatasanamakan Islam. Untuk membuat konsep amar ma’ruf nahi mungkar, diperlukan perspektif tertentu yang komprehensif. Konsep al-Ghazali dalam kitab ihya ulumiddin menjadi pilihan dalam penelitian ini, di mana prosedur yang ditawarkan cukup komprehensif dengan kebutuhan dunia dakwah. Dengan menggunakan analisis kritis melalui teori mas}lah}ah dan sadd az}-z}ari>’ah, penelitian ini menganalisis konsep al-Ghazali terkait dengan amr bil ma’ru>f wa nahy ‘an al-munka>r. Penelitian ini menyimpulkan beberapa hal sebagai berikut. Pertama, dalam mengimplementasikan amr bil ma’ru>f wa nahy ‘an al-munka>r dibutuhkan adanya pemahaman tentang konsep ma’ru>f dan munka>r secara utuh, sebagaimana disepakati oleh para ulama. Kedua, dalam pelaksanaan tindakan amr bil ma’ru>f wa nahy ‘an al-munka>r diperlukan tahapan-tahapan yang berurutan. Hal ini dilakukan untuk pola penanganan yang tepat, efektif, dan terukur. Ketiga, bagi pendakwah yang akan melakukan amar ma’ruf nahi mungkar harus memiliki karakter keilmuan, sikap, dan keteladanan yang baik agar tujuan dakwah dapat terwujud dengan baik dan sesuai yang diharapkan oleh syariat Islam.
Copyrights © 2025