Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Cooperative Learning tipe STAD terhadap pemahaman konsep IPS pada siswa berkebutuhan khusus (tunagrahita ringan) kelas V di SLB Negeri Pembina Kabupaten Lembata. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Nonequivalent Control Group Design, melibatkan dua kelompok: eksperimen (model STAD) dan kontrol (metode konvensional). Data diperoleh melalui pretest dan posttest. Hasil menunjukkan rata-rata gain score kelompok eksperimen sebesar 33,34, sedangkan kontrol hanya 16,66. Uji-t menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,05) yang mengindikasikan bahwa model STAD efektif dalam meningkatkan pemahaman IPS. Model ini juga mendorong interaksi sosial dan keterlibatan belajar siswa. Oleh karena itu, STAD layak diterapkan dalam pembelajaran IPS bagi siswa berkebutuhan khusus.
Copyrights © 2025