Pembangunan kantor merupakan salah satu inisiatif dari peningkatan fasilitas infrastrutur guna meningkatkan produktifitas pekerja yang lebih baik. Maka dari itu perencanaan bangunan dari segi keamanan, biaya, kegunaan, bentuk, arsitektural dan struktural ataupun jasa yang tersedia. Dalam pelaksanaan proyek Pembangunan Kantor Imigrasi Kabupaten Tapin ini menggunakan anggaran biaya lumayan besar, sehingga anggaran tersebut perlu diperhitungkan dengan seksama agar mampu menaikkan efisiensi dan efektifitas dari pelaksanaan proyek. Oleh karena itu, perlu adanya pedoman dasar dalam menentukan analisa harga satuan pekerjaan yang dipengaruhi oleh nilai indeks atau koefisien, sehingga analisa pada satuan harga pekerjaan tersebut sesuai terhadap biaya, mutu dan waktu pelaksanaan. Ada beberapa metode perhitungan rencana anggaran biaya diantaranya AHSP 2016 dan Penawaran Harga Kontraktor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dari kedua perhitungan yang mana paling ekonomis. Dari hasil perhitungan rencana anggaran biaya pada proyek pembangunan Kantor Imigrasi Kabupaten Tapin dengan kedua perhitungan diperoleh hasil perhitungan Penawaran Harga Kontraktor (Lapangan) yang paling ekonomis sebesar Rp. 1.721.817.000,00 dan AHSP 2016 sebesar Rp. 2.529.527.000,00 dengan selisih sebesar Rp. 807.710.000,00. Faktor yang mempengaruhi besaran estimasi dari keduanya seperti material, asumsi perencana anggaran biaya, dan koefien kedua perhitungan.
Copyrights © 2025