Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Tinjauan Aspek Tanah Dalam Pengelolaan Daerah Rawa Pasang Surut Di Kalimantan Selatan Gazali, Akhmad; Fathurrahman, Fathurrahman
SPECTA Journal of Technology Vol 3 No 1 (2019): SPECTA Journal of Technology
Publisher : LPPM ITK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/specta.v3i1.113

Abstract

Lahan rawa merupakan lahan yang potensial digunakan untuk usaha pertanian, kehutanan dan konservasi sumber air. Para pakar berbeda pendapat mengenai luas lahan rawa di Indonesia. Perkiraan luas lahan rawa ada yang menafsirkan 34 juta hektar, ada juga yang menafsirkan 39,5 juta hektar.Berdasarkan proses pembentukannya, rawa dibedakan menjadi rawa dalam/lebak dan rawa pasang surut. Rawa pasang surut cenderung lebih banyak dikembangkan mengingat proses reklamasi berjalan lebih cepat. Berdasarkan perkiraan bahwa rerata jangkauan pengaruh pasang surut yang 100 km dari muara sungai besar, maka luas lahan yang berpotensi menjadi lahan pasang surut adalah sekitar 25-30 juta hektar. Lahan pasang surut ini umumnya terdapat di pantai-pantai Kalimantan, Sumatera dan Irian Jaya.Sistem reklamasi yang pernah dan masih dilakukan khususnya di Kalimantan Selatan tergantung kondisi tanah dan airnya, ada beberapa kondisi tanah rawa antara lain tanah rawa potensial, sulfat masam dan gambut. Proses reklamasi terus berkembang dengan telah diketemukannya kisaran komposisi senyawa organik dan sifat kimia tanah gambut pada berbagai kedalaman. Diakui terdapat berbagai kendala seperti fisik tanah, kimia tanah danbeberapa kendala lainnya, namun prospek pengelolaan tanah gambut cukup baik untuk tanaman budidaya. Hasil penelitian dan pengalaman menunjukkan bahwa dengan pengelolaan yang tepat dapat diperoleh produktivitas yang cukup tinggi pada tanah gambut.
Comparison of Phytoremediation and Filtration for Diamond-mine-tailings Water Treatment Noor, M. Hafidhuddin; Rahman, Mijani; Gazali, Akhmad; Kania, Nia; Rahma, Aulia; Rampun, Erdina L.A.; Pratiwi, Amalia E.; Elma, Muthia
Makara Journal of Technology Vol. 24, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The water pollution caused by diamond mine activities can kill aquatic life. In this work, we used phytoremediation and filtration to treat pond water polluted by the tailings of a diamond mine located in South Kalimantan, Indonesia. Einchhornia crassipes (water hyacinth) was utilized as the biomass for the phytoremediation process. Gravel (10–15 mm) and sand (0.1–1 mm) were used as filter media in the simple filtration setup, using an up-flow system (bottom to top). In the experiment, 16 L of diamond tailing water was poured into five phytoremediation reactors (each 60 L in volume), which were then tested over seven days. A pretreatment analysis of the tailings water showed that its biochemical oxygen demand (BOD) of 8.9 mg L−1 and chemical oxygen demand (COD) of 22 mg L−1 exceeded the national maximum standards of 2 mg L−1 and 10 mg L−1, respectively. The experimental results demonstrate that both phytoremediation and filtration could increase the dissolved oxygen concentration (4.7 mg.L−1) and reduce the BOD (3.2 mg.L−1), COD (6.5 mg.L−1), Fe (0.6 mg.L−1), Mn (0.16 mg.L−1), and ammonia (0.63 mg.L−1) concentrations from those measured in the raw diamond-mine-tailings water. The phytoremediation performance was better than that of filtration. The COD values were successfully reduced to the permissible limit, although the other parameters still failed to meet the government water quality regulation requirements.
UJI BERBAGAI JENIS MATRICONDITIONING TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH PADI GOGO LOKAL VARIETAS BUYUNG (Oryza sativa L.): TEST OF VARIOUS TYPES OF MATRICONDITIONING ON THE VIABILITY AND VIGOR OF LOCAL GOGO RICE SEEDS OF THE BUYUNG VARIETY (Oryza sativa L.) Suparto, Hairu; Gazali, Akhmad; Widyawati, Wahyu; Rahmatillah, Fairuz
AgriPeat Vol. 25 No. 01 (2024): JURNAL AGRIPEAT Vol. 25 No. 01 Maret 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/agp.v25i01.13560

Abstract

This research is aimed to know the effect of some kinds of matriconditioning against viability and vigor of Buyung variety rice seed. Arranged by randomised block design with single factor consisting of 8 treatments and four repeats. The Research result is obtained that treatment of some kinds of matriconditioning have very real effected against observation variable of viability and vigor of Buyung variety as local upland rice seed (Oryza sativa.L). The best kind of matriconditining is combining of husk charcoal, sawdust and rice straw. It can increase germination, growth synchronously, growth speed and maximum growth potential
ANALISIS STRUKTUR PENDAPATAN DAN POLA PENGELUARAN RUMAH TANGGA NELAYAN JARING KANTONG (TRAMMEL NET) DI KECAMATAN ALUH-ALUH KABUPATEN BANJAR Gazali, Akhmad; Sofia, Leila Ariyani; Agusliani, Erma
EnviroScienteae Vol 19, No 3 (2023): ENVIROSCIENTEAE VOLUME 19 NOMOR 3, AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/es.v19i3.15657

Abstract

Fishermen's income is sometimes very fluctuating, especially during the famine season which is usually marked by a decrease in the number of catches. This results in price fluctuations that have an impact on decreasing fishermen's income. The aim of this research is to analyze the income structure and expenditure patterns of trammel net fishermen in Aluh-Aluh district, Banjar district. This research was conducted in Aluh-aluh District, Aluh-Aluh District, Banjar Regency, South Kalimantan. Realization of the study location was carried out deliberately because the population uses a lot of fishing gear net bag (Trammel Net). The research was conducted from April to December 2022. The method used in this research is a descriptive method which can be interpreted as a problem solving procedure investigated by describing/ describe the condition of the subject/object of research. Total household income of bag net fishermen in Aluh-Aluh District, Banjar Regency, South Kalimantan Province. Income from catches from fishermen who own boats is IDR 104,814,532/year and income from farming in the paddy fields is IDR 17,188,750/year. Income from the catch of boat labor fishermen is Rp. 17,616,000/year and income from farming in the paddy fields Rp. 5,500,000/year. The total expenditure of pocket fishermen in Aluh-Aluh District, Banjar Regency, South Kalimantan Province consists of the expenditure pattern of fishermen who own boats, namely food consumption (rice, fish, vegetables and milk) and the expenditure pattern of labor fishermen, namely food consumption (rice, fish, vegetables and milk).
- EFFECT OF BIOURINE AND Trichoderma sp. ON THE GROWTH AND PRODUCTION OF EDAMAME SOYBEAN (Glycine max (L.) Merr): - Zaki, Muhammad; Gazali, Akhmad; Sofyan, Antar
Publikasi Informasi Pertanian Vol 20 No 1 (2024): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v20i1.1116

Abstract

Edamame memiliki peluang pasar ekspor yang luas, akan tetapi produksi edamame khususnya di Kalimantan Selatan masih tergolong rendah sehingga potensi pembudidayaan kedelai edamame masih sangat besar. Salah satu solusi untuk meningkatkan produksi kedelai edamame dengan cara melakukan pengaplikasian kombinasi Biourin sapi dan Trichoderma sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan biourin sapi dan Trichoderma sp. dan konsentrasi terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai edamame. Penelitian ini dilaksanakan di Lingkungan Rumah Kaca dan Hortibun Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAK) satu faktor yaitu kombinasi antara Biourin Sapi dan Trichoderma sp.  dengan 9 perlakuan, yaitu Biourine sapi 0 ml/l air & Trichoderma sp. 0 ml/tanaman; Biourine sapi 0 ml/l air & Trichoderma sp. 20 ml/tanaman;  Biourine sapi 0 ml/l air & Trichoderma sp. 40 ml/tanaman; Biourine sapi 250 ml/l air & Trichoderma sp. 0 ml/tanaman; Biourine sapi 250 ml/l air & Trichoderma sp. 20 ml/tanaman; Biourine sapi 250 ml/l air & Trichoderma sp. 40 ml/tanaman; Biourine sapi 500 ml/l air & Trichoderma sp. 0 ml/tanaman; Biourine sapi 500 ml/l air & Trichoderma sp. 20 ml/tanaman; Biourine sapi 500 ml/l air & Trichoderma sp. 40 ml/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaplikasian Biourine Sapi dan Trichoderma sp. memberikan pengaruh yang nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap berat basah dan jumlah polong. Pemberian Biourine sapi dan Trichoderma sp. yang menghasilkan pertumbuhan dan produksi tanaman edamame tertinggi pada perlakuan Biourine sapi 0 ml/l air & Trichoderma sp. 40 ml/tanaman.
PERBANDINGAN NILAI DAYA DUKUNG PONDASI BORE PILE MENGGUNAKAN HASIL UJI SONDIR DAN SPT PADA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN ARANAWAY KABUPATEN BANJAR Gazali, Akhmad; Fathurrahman, Fathurrahma; Ariswandy, Muhammad Rego
INFO-TEKNIK 2023: PROSIDING SEMNAS TAHUNAN X 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/infotek.v0i0.18642

Abstract

Soil bearing capacity is very important in building infrastructure that affects the pavement layer above it, as it is the subgrade that will support the loading. Therefore, soil is the most important aspect as the main support in civil engineering building structures. The purpose of this study is to determine the comparison of Bore Pile bearing capacity analysis according to soil investigation data in the form of Sondir (CPT) and Machine Drill (SPT) with two methods, namely the Mayerhoff and Aoki & De Alencer methods in the construction of the Aranaway Bridge. After calculating with Aoki & De Alencer, the ultimate carrying capacity is 137.47 tons (CPT 1) and 113.83 tons (CPT 2). While the calculation with Mayerhoff with the results of the ultimate bearing capacity of 258.12 tons (SPT 1) and 200.04 tons (SPT 2). According to the calculation, it is also obtained a comparison of the bore pile permit bearing capacity for Aoki & De Alencer of 68.74 tons and 57.42 tons on Sondir data, while for the Mayerhoff method of 86.04 tons and 66.68 tons on SPT data. So it is concluded that the value of the allowable carrying capacity of the two methods, the difference is not significant.
PENGARUH PENAMBAHAN ABU CANGKANG SAWIT DICAMPUR KAPUR TERHADAP STABILISASI TANAH LEMPUNG LUNAK DITINJAU NILAI KUAT TEKAN DAN GESER Gazali, Akhmad; Kurniawan, Muhammad
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2023): Vol 6, No 2 (2023 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v6i2.13147

Abstract

Stabilisasi tanah merupakan cara yang dilakukan untuk memperbaiki sifat tanah dengan menambahkan material lain atau secara mekanis sehingga memenuhi persyaratan kekuatan dan daya tahan tanah. Penelitian ini melakukan stabilisasi tanah dengan mencampurkan abu cangkang sawit dengan proporsi yang berbeda antaranya 4%, 6%, 8%, 10% dan kapur 12%. Dengan penelitian ini yang difokuskan pada uji kuat tekan dan uji kuat geser. Memperhatikan adanya pemberian ataupun pengontrolan terhadap kadar air yang terkandung pada tanah. Lantaran hal tersebut akan kuat tekan dan kuat geser pada tanah yang telah distabilisasikan dengan proporsi yang telah ditentukan. Dimana menunjukkan adanya hasil perbandingan yang terjadi terhadap kuat geser tanah asli sebelum dilakukkan stabilisasi dengan abu cangkang sawit dan kapur dengan nilai kohesi titik I c= 0,13 kg/cm² dan titik II c= 0,13 kg/cm². Kedua titik tersebut berjenis lempung sangat lunak. Sedangkan pada kuat geser paling optimal pada presentase abu cangkang sawit 8% dan kapur 12% dengam nilai kohesi titik I c= 0,26 kg/cm² dan titik II c= 0,28 kg/cm² kedua titik berjenis lempung lunak. Untuk nilai kuat tekan tanah asli sebelum menggunakan campuran abu cangkang sawit dan kapur adalah titik I qu= 0,850 kg/cm² dan titik II qu= 0,880 kg/cm². Kedua lokasi tersebut berjenis tanah sedang. Untuk tanah yang sudah dicampur menggunakan proporsi abu cangkang sawit 10% dan kapur 12%, pada titik I qu= 1,456 kg/cm² berjenis Tanah Kaku dan titik II qu= 1,421 kg/cm² berjenis Tanah Kaku. 
ANALISIS STABILITAS LERENG SUNGAI KAHAYAN DAN FAKTOR KEAMANAN PERKUATAN DINDING TURAP BAJA PADA PEMBANGUNAN DERMAGA PALAMBAHEN KABUPATEN PULANG PISAU Gazali, Akhmad; Purnamasari, Eka; Lina, Fatimah
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2024): Vol 7, No 1 (2024 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 202
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v7i1.14714

Abstract

Dermaga merupakan suatu bangunan atau infrastruktur yang sangat penting bagi perekonomian suatu daerah maupun negara dan berfungsi sebagai sarana bongkar muat orang maupun barang. Untuk menunjang hal tersebut, maka Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah merencanakan Pembangunan Dermaga Palambahen. Berdasarkan hasil penyelidikan tanah yang dilakukan pada daerah tersebut didominasi oleh jenis tanah lempung dengan kedalaman tanah keras mencapai 26,8 meter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis stabilitas lereng dan alternatif penanggulangan longsoran yang aman dengan bantuan Program PLAXIS V.8.2. Pengolahan data tanah dilakukan di lapangan dan laboratorium, kemudian dilakukan analisis stabilitas lereng dengan menggunakan metode Alan.W.Bishop. Untuk menentukan tekanan tanah aktif dan pasif digunakan metode Rankine. Hasil penelitian melalui analisis stabilitas lereng menggunakan Program PLAXIS V.8.2  menunjukkan bahwa kondisi awal lereng tidak aman dengan nilai Safety Factor (SF) sebesar 1,204. Untuk menanggulangi kelongsoran tersebut, digunakan alternatif pemasangan turap baja bentuk kotak jenis FSP VIL (Profil A dan B), dengan panjang total 30,3 meter dari permukaan tanah. Untuk menahan gaya lateral digunakan jangkar sepanjang 7,5 meter dengan diameter jangkar sebesar 3 cm, sehingga diperoleh kondisi lereng menjadi aman dengan nilai SF sebesar 5,121.
PEMANFAATAN CANGKANG TELUR SEBAGAI PESTISIDA DAN PUPUK ORGANIK Ilhamiyah, Ilhamiyah; Kirnadi, Ari Jumadi; Zuraida, Ana; Gunawan, Aam; Gazali, Akhmad
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 2 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i2.14757

Abstract

Permasalahan yang sering kali muncul  dilingkungan Mitra adalah banyaknya limbah rumah tangga berupa cangkang telur yang tidak termanfaatkan.  Apabila permasalahan tersebut tidak dikelola dengan baik maka akan menimbulkan masalah yang lain lagi yaitu tercemarnya lingkungan dan juga lingkungan menjadi tidak bersih.  Oleh karenanya perlu dilakukan pemanfaatan cangkang telur tersebut sebagai pestisida dan pupuk organik, karena Mitra adalah rata-rata petani sayur.Prioritas permasalah mitra adalah termanfaatkannya limbah cangkang telur menjadi sesuatu yang bermanfaat dan mempunyai nilai ekonomi yaitu dengan memanfaatkan cangkang telur sebagai pestisida dan pupuk organik.Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Landasan Ulin Utara Kecamatan Liang Anggang Banjarbaru. Solusi dari permasalah mitra tersebut adalah 1) Pemanfaatan cangkang telur sebagai pestisida,   Mitra akan diberikan pengetahuan tentang manfaat cangkang telur sebagai pestisida yang ramah lingkungan dan murah; Mitra akan diberikan pengetahuan tentang cara pembuatan pestisida dan cara aplikasinya dilapangan dan penentuan dosisnya.  2) Pemanfaatan  cangkang telur sebagai pupuk organik, Mitra akan diberi pengetahuan dan teknologi pembuatan pupuk organik,  Mitra juga akan diberikan pengetahuan dan demontrasi cara perhitungan dosis serta cara aplikasinya pada tanaman sayuran milik mitra.
Pengaruh Komposisi Kompos Limbah Jerami Padi dengan Tanah Terhadap Pertumbuhan Tomat Cherry (Solanum lycopersicum var. cerasiforme) di Persemaian Abdullah, Abdullah; Heiriyani, Tuti; Gazali, Akhmad
Agroekotek View Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/agtview.v7i1.5260

Abstract

Each planting season, rice straw produced in rice cultivation is also abundant, around 7-10 tons/ha if the rice straw is not managed properly it will cause problems for the surrounding environment. One of the efforts to maximize rice straw management is by composting it. In addition to adding nutrients, compost fertilizer can also improve soil properties that support plant growth. Cherry tomato is a plant that will grow well on sandy loam type soil, fertile, loose, has a high organic matter content, and easily attracts water (porous). This study aims to analyze the effect of rice straw compost with soil as a planting medium on the growth of cherry tomatoes (Solanum lycopersicum var. cerasiforme) in nurseries. This research was conducted from March to April 2020 at the Tanah Laut Dormitory, Banjarbaru, South Kalimantan. Using a single factor completely randomized design (CRD) method with 4 treatments and each treatment was repeated 5 times until 20 experimental units were obtained. The results showed that the composition of the planting medium was 75% soil: 25% compost of rice straw waste showed the best effect on each observation.