This study aims to improve students' motivation and understanding of energy concepts in IPAS learning by implementing the Project-Based Learning (PjBL) model with experimental activities. The activities were conducted in three sessions in Grade IV of SD Inpres 2 Nambaru. The method used was classroom action research, which included project planning, experimental implementation, poster production, and group presentations. The results showed that PjBL improved students’ active participation, curiosity, and conceptual understanding of energy. The learning was enriched with local materials such as charcoal and bamboo to explain alternative energy. Challenges such as limited tools and task division were resolved through tool modification and teacher support. In conclusion, the model is effective for primary IPAS learning and worth further development for other contextual themes. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi serta pemahaman siswa terhadap konsep energi dalam mata pelajaran IPAS melalui penerapan model Project-Based Learning (PjBL) berbasis kegiatan eksperimen. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga kali pertemuan di kelas IV SD Inpres 2 Nambaru. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang mencakup tahapan perencanaan proyek, pelaksanaan eksperimen, pembuatan produk berupa poster, dan presentasi hasil oleh kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PjBL mampu meningkatkan keterlibatan aktif, rasa ingin tahu, dan pemahaman siswa terhadap materi energi. Pembelajaran diperkaya dengan pemanfaatan bahan-bahan lokal seperti arang dan bambu sebagai media untuk mengenalkan energi alternatif. Beberapa hambatan seperti keterbatasan alat eksperimen dan pembagian peran dalam kelompok diatasi melalui modifikasi alat dan pendampingan intensif dari guru. Berdasarkan hasil tersebut, model ini terbukti efektif diterapkan dalam pembelajaran IPAS di jenjang sekolah dasar dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut untuk tema kontekstual lainnya.
Copyrights © 2025