Iklan produk kecantikan kerap menampilkan sosok perempuan yang ideal dan dinilai menarik secara visual. Iklan tidak hanya menjual produk saja tetapi membentuk konstruksi seperti apa seharusnya perempuan tampil. Iklan menciptakan standar kecantikan tertentu yang dapat mempengaruhi cara perempuan memandang dirinya sendiri. Tujuan penelitian ini untuk memahami makna representasi kecantikan perempuan dalam iklan scarlett edisi Scarlett AHA Body Serum 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis semiotika model Roland Barthes untuk mencari makna denotatif, konotatif, dan mitos dari iklan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori representasi Stuart Hall, untuk melihat bahwa representasi bukan hanya sekadar cerminan realitas, tetapi membentuk realitas itu sendiri melalui bahasa dan simbol. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa iklan mengkonstruksi tubuh perempuan, di mana kecantikan perempuan tidak hanya ditampilkan melalui fisik saja, tetapi menyiratkan gambaran bahwa perempuan dianggap ideal bila memenuhi standar tertentu. Dengan demikian, penelitian ini dapat disimpulkan bahwa iklan secara tidak langsung membentuk persepsi bahwa tubuh perempuan harus dirawat dengan sedemikian rupa agar dapat diterima dikalangan sosial. Iklan bekerja sebagai media penyampaian pesan simbolik tentang nilai-nilai kecantikan yang turut membentuk cara pandang masyarakat terhadap perempuan.
Copyrights © 2025