Penelitian ini menganalisis representasi perempuan dalam ruang domestik keluarga Korea pada drama When Life Gives You Tangerines melalui pendekatan semiotika Roland Barthes. Patriarki sebagai sistem sosial yang menempatkan laki-laki sebagai otoritas utama dan mendomestikasi perempuan masih menjadi problem sosial yang kerap direproduksi dalam budaya populer, termasuk drama Korea. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan paradigma interpretif, penelitian ini menganalisis elemen-elemen visual, verbal, dan naratif dari 16 episode tersebut, khususnya pada tiga karakter utama: Oh Ae Sun, Yang Gwan Sik, dan Yang Geum Myeong. Temuan penelitian menunjukkan bahwa drama ini secara konsisten menyisipkan simbol, dialog, dan adegan yang menantang mitos patriarkal, seperti dominasi laki-laki dalam rumah tangga, pelabelan gender, serta konstruksi perempuan sebagai subordinat dalam keluarga. Melalui pembalikan peran domestik, afirmasi terhadap otonomi perempuan, dan dukungan laki-laki terhadap emansipasi perempuan, drama ini merefleksikan bentuk-bentuk resistensi halus maupun eksplisit terhadap norma gender konservatif di Korea Selatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media populer memiliki potensi besar dalam mendekonstruksi ideologi patriarki dan mendorong wacana kesetaraan gender secara lebih progresif.
Copyrights © 2025