Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penemuan permasalahan dimana masih terdapat siswa pada kelas putra yang kurang semangat dalam belajar sehingga ketika diberikan tugas memilih untuk menyontek, sebagian siswa pada kelas putri sibuk memperbaiki perilakunya, terdapat juga sebagian siswa. yang melamun di kelas,. Penelitian bertujuan untuk mengukur sejauh mana dampak dari penerapan pemisahan kelas berdasarkan jenis kelamin terhadap motivasi belajar. Selain itu, bertujuannya untuk mengidentifikasi faktor-faktor tertentu yang memengaruhi hubungan antara pemisahan kelas berdasarkan jenis kelamin dan motivasi belajar. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional dengan sampel sejumlah 78 siswa yang dipilih menggunakan teknik Simple Random Sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah angket dengan skala likert. Hasil analisis data menunjukkan nilai Thitung sebesar 6,912 dan Ttabel sebesar 1,664 dengan signifikansi pemisahan kelas (gender segregation) sebesar 0,000<0,05, yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,386 menunjukkan bahwa pengaruh pemisahan kelas berdasarkan jenis kelamin terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Aqidah Akhlak pada siswa kelas VIII MTsN 4 Pasaman Barat adalah sebesar 38,6%, sementara 61,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.
Copyrights © 2025