Kurangnya pemahaman anak usia dini terhadap keberagaman budaya dan bahasa menghambat perkembangan keterampilan komunikasi di lingkungan multikultural. Hal ini disebabkan keterbatasan kosakata dan rendahnya kepercayaan diri saat berbicara. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas strategi pembelajaran bahasa multikultural dalam meningkatkan keterampilan komunikasi anak usia dini. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian dilakukan di TK Cut Nyak Dhien, Negara Bumi, Sungkai Tengah, Lampung Utara, melibatkan 27 anak usia 5–6 tahun dan 4 guru. Strategi yang diterapkan mencakup bernyanyi, bercerita, mendongeng, tanya jawab, dan media visual dalam tiga bahasa: Lampung, Jawa, dan Indonesia. Hasil menunjukkan peningkatan pada enam aspek komunikasi: kosakata, keberanian berbicara, penyusunan kalimat, partisipasi aktif, interaksi sosial, dan kemampuan menyimak. Strategi ini menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, kontekstual, dan memperkuat identitas budaya anak. Dengan demikian, pembelajaran berbasis bahasa multikultural efektif dalam mendukung pengembangan komunikasi anak secara menyeluruh. Kata Kunci: strategi pembelajaran,bahasa multikultural,komunikasi,anak usia dini.
Copyrights © 2025