Penggunaan platform media sosial seperti TikTok, yang menampilkan konten video pendek dengan durasi singkat dan stimulasi tinggi, telah menjadi fenomena global, termasuk di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak konsumsi video pendek TikTok terhadap daya konsentrasi mahasiswa progam studi Pendidikan Agama Islam IAIN Palangka Raya. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap sampel mahasiswa aktif pengguna TikTok berjumalah 9 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur frekuensi penggunaan TikTok, durasi pemakaian, serta tingkat gangguan konsentrasi saat melakukan tugas akademik. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata penggunaan TikTok mencapai 2,8 jam/hari, menyebabkan penurunan signifikan dalam produktivitas belajar (35%) dan nilai akademik (12-15%), khususnya pada aktivitas yang membutuhkan fokus intensif seperti menghafal Al-Qur’an dan analisis teks keagamaan. Gejala "TikTok Brain" teridentifikasi melalui kesulitan mempertahankan konsentrasi jangka panjang, peningkatan distraksi, serta perlunya waktu 15-30 menit untuk mengembalikan fokus setelah menggunakan platform tersebut. Dampak ini lebih kentara pada proses pembelajaran yang memerlukan pemrosesan mendalam dan kesinambungan kognitif. Temuan ini mengindikasikan perlunya pengaturan penggunaan media sosial untuk mempertahankan efektivitas belajar.
Copyrights © 2025