Artikel ini bertujuan mendeskripsikan konsep Solidaritas kelompok (Beckert, 2005) yang didorong konsep Institusional Isomorphism(DiMaggio & Powell, 1983) pada Jaringan ekonomi komunitas religius An Nadzir di Kabupaten Gowa yang mengalami institusional Isomorphism. Berbeda dengan studi sebelumnya, dimana sulitnya memisahkan "basis moral" dengan "tindakan rasional ekonomi", karena dalam pengalaman langsung, keduanya saling mengait dan memiliki keberagaman, baik dalam sebuah masyarakat yang tradisional maupun yang modern. studi ini memadukan pendekatan institusional Isomorphism dengan tipologi moral embeddednessBeckert yaitu Group Solidarity. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pedekatan studi kasus yang eksploratif, dimana diharapkan dihasilkannya signifikansi ilmiah yang mengarah pada kegunaan secara teoritis dalam berbagai riset kedepan.
Copyrights © 2025