Pendahuluan. Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi yang umum terjadi pada anak sekolah dasar. Faktor risiko karies gigi salah satunya adalah tingginya kebiasaan anak sekolah dasar mengkonsumsi makanan manis dan lengket. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pencegahan risiko karies gigi sejak dini melalui media edukasi kesehatan gigi kepada siswa kelas I di SD 064955, Kecamatan Sitirejo Medan. Metode yang dilaksanakan dalam pengabdian ini adalah melaksanakan Pretest, Observasi dan Pemeriksaan karies gigi-geligi anak, dilanjutkan ceramah interaktif, demonstrasi praktis dengan media video edukasi, boneka gigi, dan alat peraga phantom gigi, diskusi kelompok kecil, serta Post test. Waktu pelaksanaan 14-15 Juli 2025 di UPT SD 064955 Kecamatan Sitirejo Medan Hasil pengabdian menunjukkan pengetahuan siswa meningkat setelah pengabdian dilaksanakan dimana 25 orang siswa (83,33%) memiliki pengetahuan baik dan 16,67% memiliki pengetahuan kategori sedang, dan tidak ada siswa yang berada dalam kategori buruk. Proses terjadinya karies dipengaruhi oleh multi faktor. Pola frekuensi makan makanan kariogenik yang tinggi, apabila diimbangi oleh frekuensi makan makanan non kariogenik, maka risiko keparahan karies dapat menjadi kecil atau menurun. Pendidikan kesehatan gigi melalui penyuluhan merupakan salah satu intervensi untuk merubah perilaku menurunkan risiko karies gigi guna mencapai derajat kesehatan gigi anak setinggi-tingginya. Pelatihan kesehatan gigi dan mulut dapat dilakukan melalui upaya promotif dan preventif dibantu dengan media yang menarik untuk memudahkan siswa memahami dengan baik dan dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan pengabdian ini adalah Pelatihan melalui edukasi pemeliharaan kesehatan gigi dengan media edukasi yang menarik dan partisipatif, dapat menjadi salah satu alternatif untuk pencegahan risiko karies gigi sejak dini.
Copyrights © 2025