Industri batik memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun banyaknya jumlah industri batik di Indonesia tidak diimbangi dengan pengolahan limbah cair dengan baik dan benar. Salah satu komponen air limbah batik adalah pewarna sintetis Naphthol ASBO-Blue B. Pengolahan secara biologis dengan menggunakan bakteri dapat mengurangi dampak tersebut, dan perlu dilakukan eksplorasi lebih lanjut terhadap bakteri termofilik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan isolat bakteri termofilik yang berpotensi mendekolorisasi zat warna Naphthol ASBO-Blue B., serta mengetahui jenis isolat yang memiliki kemampuan dekolorisasi lebih dari 50% melalui analisis gen 16S rRNA. Enam isolat bakteri dari sumber air panas Tangkuban Perahu mampu mendekolorisasi Naphthol ASBO-Blue B. pada konsentrasi 100 ppm selama 7 hari dengan persentase kemampuan biodekolorisasi terbesar dimiliki oleh isolat DS2D yaitu 53,03 ± 0,28%. Isolat DS2D memiliki bentuk streptobasil, bersifat gram positif, dan menghasilkan endospora. Sekuen isolat DS2D menunjukkan kemiripan yang tinggi dengan Bacillus tropicus strain MCCC 1A01406, yaitu sebesar 97,90%.
Copyrights © 2024