Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA MENJADI PUPUK ORGANIK DAN ECOBRICKS DI DESA TANJUNG PERING, OGAN ILIR Mokhamad Yusup Nur Khakim; Ahmad Aminudin Bama; Muharni Muharni; Erni Erni; Fitrya Fitrya; Sarmayanta Sembiring
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3582-3588

Abstract

Permasalahan sampah sudah menjadi isu global dan harus menjadi perhatian khusus demi menjaga lingkungan dan kesehatan. Kabupaten Ogan Ilir merupakan salah satu Kabupaten di Sumatera Selatan yang masih berupaya mengatasi permasalahan sampah sampai saat ini. Di Kabupaten Ogan Ilir, Kecamatan Indralaya menempati urutan kedua dengan timbunan sampah terbanyak.  Desa Tanjung Pering adalah bagian wilayah Kecamatan Indralaya Utara. Keberadaan sampah pada suatu tempat membutuhkan penanganan yang segera, sehingga tidak mengakibatkan penumpukan secara terus menerus karena akan menimbulkan bau dan pencemaran lingkungan. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk berperan serta dalam pengelolaan sampah adalah dengan cara menerapkan prinsip 3R, yakni reduce (mengurangi), reuse (penggunaan kembali) dan recycle (daur ulang) serta melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik. Sampah organik dapat diolah menjadi pupuk dan kompos sementara sampah anorganik dapat diolah menjadi ecobriks. Kegiatan penyuluhan dan percontohan pengolahan sampah menjadi pupuk dan ecobrick telah dilaksanakan ada tanggal 6 September 2022 dan diikuti oleh 30 orang masyarakat desa Tanjung Pering. Kegiatan dilakukan dengan penyuluhan dan  peragaan. Hasil kegiatan menunjukkan pemahaman dan minat masyarakat untuk memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi pupuk juga semakin meningkat karena sebagian peserta adalah petani. Kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelesteraian lingkungan juga semakin meningkat.
Optimization of Antibacterial Production of Endophytic Fungi with Various Sources of C, N, and pH using The Response Surface Methodology Hary Widjajanti; Elisa Nurnawati; Muharni; Eca Desriana Zahwa
Science and Technology Indonesia Vol. 7 No. 2 (2022): April
Publisher : Research Center of Inorganic Materials and Coordination Complexes, FMIPA Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1560.248 KB) | DOI: 10.26554/sti.2022.7.2.149-157

Abstract

Secondary metabolites extract of McB1 endophytic fungi from gelam (Melaleuca cajuputi Powell.) leaves have a high potential antibacterial activity against Escherichia coli ATCC8739 and Staphylococcus aureus ATCC6538 with flavonoids and phenol as bioactive compound. The low production of secondary metabolites extract in the cultivation stage and the high potential antibacterial activity of bioactive compounds produced by McB1 endophytic fungi require special treatment for optimize the secondary metabolites product. This is possibly achieved by optimizing the composition of the cultivation media, where various sources of carbon, nitrogen, and pH produce different amounts and classes of secondary metabolites. The objectives of the research to obtain the optimum interaction between sources of carbon, nitrogen, and pH for the production of secondary metabolite extract using Response Surface Methodology (RSM). The results showed that the highest extract (0.25 g) with the composition of sucrose as carbon source, yeast extract as nitrogen source, and pH 6. Based on the optimization of the medium with a variation of 4.5 gL-1 sucrose, 0.48 gL-1 yeast extract, and pH 6.1 yielded 0.34 g of secondary metabolites extract of McB1 endophytic fungi. The chromatogram profile of the optimized secondary metabolite extract showed the presence of flavonoids, phenols, terpenoids, and tannins.
Bioadsorpsi zat warna direct red 80 menggunakan bakteri indigen dari limbah industri kain jumputan Mega Tiara; Muharni Muharni; Elisa Nurnawati
Sriwijaya Bioscientia Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24233/sribios.2.2.2021.350

Abstract

Industri kain jumputan umumnya menggunakan zat warna sintetis golongan azo yang sulit didegradasi. Keberadaan limbah zat warna sintetis di lingkungan dapat mengganggu estetika, merusak ekosistem perairan dan kesehatan. Oleh karena itu diperlukan adanya upaya untuk melakukan biodekolorisasi melalui proses bioadsorpsi yang berpotensi menurunkan zat warna. Uji kemampuan bakteri indigen dalam dekolorisasi zat warna Direct Red 80 menggunakan metode spektrofotometri, dan analisis menggunakan Kromatografi Lapis Tipis. Peningkatan kemampuan adsorpsi oleh masing-masing bakteri memerlukan adanya optimasi parameter lingkungan. Diantara 8 bakteri indigen yang digunakan terdapat 5 bakteri yang memiliki kemampuan bioadsorpsi, dan persentase tertinggi yaitu Pseudomonas stutzeri BD 05 dan Bacillus tropicus BD 01. Pseudomonas stutzeri BD 05 memiliki kemampuan adsorpsi yang lebih tinggi dibandingkan dengan Bacillus tropicus BD 01 yakni sebesar 92,48% sedangkan Bacillus tropicus BD 01 dengan persentase 89,52%. Analisa pola kromatogram dari hasil proses bioadsorpsi masing-masing bakteri tidak mengalami perubahan nilai Rf.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuataan Pakan Ikan Berbasis Tepung Maggot BSF Hermentia illucens L (Diptera: Stratiomyidae) Syafrina Lamin; Juswardi Juswardi; Nina Tanzerina; Agus Purwoko; Muharni Muharni
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Maret 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/altifani.v3i2.358

Abstract

Pakan ikan berbasis tepung maggot merupakan salah satu solusi untuk mengatasi kelangkaan dan tingginya harga pakan ikan komersial. Kegiataan pengabdian ini bertujuan untuk  melakukan pelatihan, pendampingan dan mmelatih ketrampilan khalayak sasaran  dalam membuat pakan ikan berbasis tepung maggot BSF Hermentia illucens.  Kegiataan ini  diikuti oleh 27 ibu-ibu kelompok PKK. Kegiataan ini menggunakan metode penyuluhan, pembimbingan dan demontrasi dan pelatihan seperti teknik pemeliharaan, pembuatan media tumbuh maggot, teknik pemanenan dan teknik pembuatan tepung BSF serta pembuataan pakan ikan. Kegiataan ini memberikan hasil yang memuaskan dilihat dari semangat dan antusias peserta dalam bertanya dan dari hasil quisioner yang diberikan. Terjadi peningkatan pengetahuan peserta dari yang tidak tahu menjadi mengerti dari 60-100 %. Peserta dapat melakukan teknik pemeliharaan maggot, pembuataan tepung dan percetakkan pakan sebanyak 60 sampai 100 %, Tingkat kepuasaan akan produk meliputi kurang suka, suka dan sangat suka terhadap  bentuk, bau dan manfaatnya berkisar antara 20-90%. Kegiataan ini ternyata telah  memberikan tambahan ilmu pengetahuan dan pemahaman serta membuat khalayak sasaran trampil dalam membuat pakan ikan berbasis tepung  maggot BSF, ada keinginan kuat dari peserta untuk membuat pakan ikan berbasis tepung maggot secara mandiri.
Pengolahan Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Sebagai Minuman Kaya Antioksidan Dan Pewarna Alami Makanan Hary Widjajanti; Nita Aminasih; Muharni Muharni; Arwinsyah Arwinsyah
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Mei 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v3i3.399

Abstract

Bunga telang (Clitoria ternatea) semakin populer di Indonesia sebagai bunga yang memberikan banyak manfaat kesehatan. Pemanfaatan tanaman bunga telang (Clitoria ternatea) sangat berguna untuk peningkatan kesehatan manusia karena bunga telang memiliki beberapa potensi farmakologis sebagai antioksidan, anti mikroba, anti depresan, antelmintik, anti kanker dan anti diabetes. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Desa Pulau Semambu Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan meliputi demonstrasi, pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Demonstrasi dan pelatihan pembuatan teh celup bunga telang dan penggunaan bunga telang sebagai pewarna alami berbagai makanan telah dilaksanakan dan dapat diterima dengan baik oleh khalayak sasaran yang terdiri atas ibu-ibu remaja putri. Kegiatan evaluasi dirancang dengan mewajibkan khalayak sasaran yang mewakili 6 (enam) dusun yang ada untuk membuat teh celup bunga telang dan menggunakan bunga telang sebagai pewarna alami makanan yang kemudian akan dinilai dan diberi penghargaan sesuai dengan hasil yang dibuat. Kegiatan penyuluhan Pengolahan bunga telang (Clitoria ternatea) sebagai minuman kaya antioksidan dan pewarna alami makanan telah memberikan pengetahuan dan ketrampilan baru bagi masyarakat  Desa Pulau Semambu yang diharapkan dapat memberikan alternatif usaha untuk meningkatkan pendapatan keluarga.  Masyarakat Desa Pulau Semambu kecamatan Indralaya Utara memberikan respon positif  dan partisipasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.