Artikel ini membahas strategi pembelajaran berbasis proyek dalam implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa sekolah dasar. Kajian dilakukan melalui telaah pustaka terhadap berbagai sumber yang relevan. Hasil studi menunjukkan bahwa pendekatan berbasis proyek dalam P5 mampu menciptakan proses pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan kontekstual. Siswa tidak hanya dilibatkan dalam penyelesaian tugas nyata, tetapi juga dilatih untuk mengemukakan pendapat, berdiskusi, dan mempresentasikan hasil kerja secara lisan. Proses ini berdampak positif terhadap keberanian, kepercayaan diri, serta keterampilan komunikasi siswa. Partisipasi aktif dalam kegiatan proyek juga mendorong pengembangan karakter dan keterampilan abad ke-21. Namun, efektivitas penerapan strategi ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti kesiapan guru, sarana pendukung, serta pemahaman terhadap perencanaan dan evaluasi P5. Hambatan yang umum dijumpai mencakup keterbatasan pelatihan bagi guru dan kurangnya sumber belajar. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan berkelanjutan serta kolaborasi dengan lingkungan sekitar. Simpulan dari kajian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berbasis proyek dalam konteks P5 memiliki potensi besar dalam mengembangkan kemampuan berbicara siswa sekolah dasar secara holistik dan bermakna.
Copyrights © 2025