Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen keuangan terhadap nilai perusahaan, dengan fokus pada subsektor rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2023. Variabel independen yang dianalisis meliputi struktur modal, kebijakan dividen, profitabilitas, dan keputusan investasi, sedangkan nilai perusahaan diukur menggunakan rasio Tobin's Q. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda terhadap data panel empat perusahaan: PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk, PT Gudang Garam Tbk, PT Bentoel Internasional Investama Tbk, dan PT Indonesia Tobacco Tbk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas dan kebijakan dividen memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap nilai perusahaan. Struktur modal berpengaruh negatif signifikan, sementara keputusan investasi jmemberi pengaruh positif meskipun dengan kontribusi yang lebih kecil atau lebih moderat. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa pengelolaan keuangan yang efektif dan seimbang merupakan kunci dalam meningkatkan nilai perusahaan di sektor industri yang dihadapkan pada tekanan regulatif tinggi seperti industri rokok.
Copyrights © 2025