Penelitian ini berfokus pada implementasi Business Model Canvas (BMC) sebagai alat untuk mengembangkan usaha Deodoran Tadeo, sebuah produk perawatan diri di Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang. Dengan menganalisis sembilan elemen BMC, penelitian ini bertujuan untuk memahami model bisnis ini dan dapat membantu mengatasi tantangan yang dihadapi oleh usaha tersebut, seperti penetrasi pasar yang terbatas dan pengenalan merek yang masih rendah. Adanya pendekatan metode kualitatif, akan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk kemudian dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama Deodoran Tadeo terletak pada nilai unik produk berbahan dasar alami dan dukungan komunitas lokal, namun masih terdapat kelemahan dalam hal saluran distribusi dan strategi promosi. Segmentasi pelanggan belum dimanfaatkan secara optimal, dan aktivitas kunci seperti pemasaran digital masih minim. Berdasarkan temuan ini, penelitian ini merekomendasikan penguatan strategi promosi melalui media sosial, peningkatan hubungan pelanggan, serta diversifikasi saluran distribusi. Penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis bagi Deodoran Tadeo untuk meningkatkan kinerja bisnisnya, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan UMKM di wilayah tersebut.
Copyrights © 2025