Pengelolaan sampah merupakan salah satu tantangan lingkungan paling mendesak di era urbanisasi dan industrialisasi saat ini. Di Daerah Istimewa Yogyakarta khususnya di Kabupaten Sleman, pesatnya pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi telah menyebabkan peningkatan signifikan dalam timbulan sampah.. Dengan jumlah penduduk yang terus meningkat dan aktivitas ekonomi serta pariwisata yang dinamis, Sleman dihadapkan pada tantangan besar dalam menangani timbulan sampah yang setiap tahun mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisisensi pengelolaan sampah pada Bank Sampah Unit (BSU) tahun 2024. Metode Data Envelopment Analysis (DEA) digunakan untuk mengukur efisiensi relatif dari berbagai unit Bank Sampah di Kabpaten Sleman tahun 2024 dengan mengambil sampel 30 sampel Unit Bank Sampah yang tersebar di Kabupaten Sleman. Variabel yang digunakan adalah variabel input dan output. Variabel input terdiri dari dua komponen yaitu rasio anggaran dan estimasi jumlah petugas kebersihan. Sementara variabel output berupa volume sampah yang terkelola dan bahan baku daur ulang. Hasil penelitian diambil dari analisis menggunakan software MaxDEA dengan lima aspek pengukuran yakni; alokasi benchmark (lambda), slack movement, projection, dual price, dan Returns to scale (RTS).
Copyrights © 2024