Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap tingkat kematangan emosi mahasiswa semester VI dalam menghadapi kegiatan pra-KKN. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui angket terbuka kepada 23 mahasiswa Universitas Wiralodra dan dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki kesadaran emosional yang baik, mampu mengelola tekanan, menerima kritik, serta beradaptasi terhadap dinamika kelompok. Namun, beberapa responden masih menunjukkan ketidaksiapan menghadapi perubahan dan tekanan psikologis. Kematangan emosi terlihat dipengaruhi oleh pengalaman organisasi, dukungan dosen, dan kesiapan pribadi. Penelitian menyimpulkan bahwa meskipun rata-rata mahasiswa telah menunjukkan kematangan emosi yang cukup baik, pembekalan emosional tetap perlu diperkuat. Rekomendasi diarahkan pada pelatihan regulasi emosi dalam program pra-KKN agar kesiapan emosional mahasiswa lebih optimal.
Copyrights © 2025