Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) seperti Depot Kamangen di Kecamatan Wanea, Kota Manado, menghadapi tantangan operasional akibat minimnya pemanfaatan teknologi digital, seperti pencatatan manual yang rentan kesalahan dan pemesanan yang tidak terintegrasi, berimbas pada laporan dan pengelolaan yang kurang optimal. Pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pencatatan keuangan dan pembukuan melalui aplikasi web berbasis Laravel. Metode meliputi analisis kebutuhan, pengembangan aplikasi dengan fitur pemesanan, keuangan, dan laporan, serta pelatihan kapda pemilik selama Maret 2025. Hasil yang didapat cenderung pada waktu pencatatan yang dimana pencatatan transaksi turun 50% (dari 1,5 menit menjadi 45 detik) dan human error berkurang 75% (dari 3 menjadi < 1per minggu), meningkatkan efisiensi dan akurasi. Pembahasan menunjukkan digitalisasi mengurangi beban kerja, memperluas potensi pasar, dan mendukung daya saing, sejalan dengan studi digitalisasi UMKM. Kegiatan ini menegaskan peran pendampingan akademik dalam transformasi digital untuk keberlanjutan usaha dan ekonomi lokal.
Copyrights © 2025