Kecanduan pornografi merupakan salah satu masalah yang dihadapi remaja pada masa pubertas. Kecanduan pornografi dapat menimbulkan berbagai masalah pada remaja baik bersifat fisik, psikologis sampai masalah sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecanduan pornografi pada remaja di pesisir kota Tarakan. Metode penelitian ini deskriptif dengan sampel sebanyak 386 remaja. Kuesioner yang digunakan yaitu demografi dan kuesioner pornography addiction screening tool (PAST). Hasil terdapat remaja berusia diantara 12 sampai 15 tahun. Paparan pornografi berdasarkan jenis kelamin didapatkan bahwa jenis kelamin laki-laki lebih banyak terpapar pornografi. Lama tidur rata-rata selama 7,24 jam dan tingkat kecanduan pornografi mayoritas 285 responden atau 73,8% dengan kategori normal. Terdapat 79 responden atau 20,5% dengan kategori concern pornografi. Terdapat 16 responden atau 4,1% dengan kategori emerging pornografi dan terdapat 6 responden atau 1,6% dengan kategori addicted pornografi. Gambaran tingkat kecanduan pornografi pada remaja termasuk banyak dan diharapkan peran aktif dari orang tua dan adanya intervensi untuk mengatasi kecanduan pornografi.
Copyrights © 2025