Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Hubungan Komunikasi dan Reward dengan Penerapan Patient Centered Care di Instalasi Rawat Inap Handayani, Fitriya
Journal of Borneo Holistic Health Vol 2, No 1 (2019): Journal Of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.304 KB) | DOI: 10.35334/borticalth.v2i1.749

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan patient  centered care yang baik dapat meningkatkan status kesehatan dan meningkatkan efisiensi dalam pemberian pelayanan keperawatan, tetapi penggunaan patient  centered care masih mengalami banyak kendala dalam pelaksanaannya. Tujuan Penelitian : Diketahuinya hubungan komunikasi dan reward dengan penerapan patient  centered care di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. M.M. Dunda Limboto. Metode penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasi melalui pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 70 responden, tekhnik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil Penelitian : terdapat hubungan komunikasi dan reward dengan patient  centered care di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. M.M. Dunda Limboto. Saran : Diharapkan pihak manajemen rumah sakit untuk mengadakan pelatihan patient  centered care dan meningkatkan reward serta diharapkan perawat untuk meningkatkan komunikasi yang baik guna meningkatkan mutu pelayanan di umah sakit. 
LITERATURE REVIEW: PEMBERIAN AROMATERAPI ESSENTIAL OIL LAVENDER TERHADAP EMESIS GRAVIDARUM PADA KEHAMILAN TRIMESTER PERTAMA Retni, Ani; Handayani, Fitriya; Mohamad, Indah Sri Wahyuni
Journal of Borneo Holistic Health Vol 3, No 2 (2020): Journal Of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v3i2.1687

Abstract

Emesis gravidarum adalah ketidaknyamanan umum yang dialami oleh 50% wanita hamil umumnya terjadi pada trimester pertama. Salah satu penatalaksanaan untuk mengurangi terapi non-farmakologis adalah pemberian aromaterapi lavender. Peneliti bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian essential oil lavender terhadap emesis gravidarum pada kehamilan trimester pertama. Penelitian ini menggunakan desain studi kepustakaan atau Literature Review. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus-September 2020 dengan menggunakan 324 artikel yang selanjutnya diseleksi sesuai kriteria inklusi dan eksklusi sehingga menjadi 6 artikel. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dengan cara mencari dan menggali data dari literatur. Analisa data secara kualitatif dengan metode berpikir deduktif normatif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya Pengaruh Pemberian Essential Oil Lavender Terhadap Emesis Gravidarum Pada Kehamilan Trimester Pertama. Pengaruh tersebut adalah pengaruh yang positif, dimana pada saat ibu hamil mengalami gejala dari emesis gravidarum yaitu mual-muntah, kemudian mengaplikasikan essential oil lavender sebagai aromaterapi, maka ibu hamil akan merasakan perbedaan antara sebelum dan sesudah pemberian essential oil lavender. Hal ini dikarenakan aroma yang berasal dari essential oil lavender, bekerja melalui sistem limbik dan pusat emosi otak sehingga pemberian essential oil lavender ini direkomendasikan bagi ibu hamil yang mengalami emesis gravidarum.
Personal Hygiene dan Kesehatan Anak-Anak Nelayan Wilayah Pesisir: Sebuah Pendekatan Komunitas Alpiani, Citra Alpiani; Pujianto, Ahmat; Ose, Maria Imaculata; Handayani, Fitriya; Wahyudi, Donny Tri
Journal of Borneo Holistic Health Vol 7, No 1 (2024): JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v7i1.5064

Abstract

Wilayah pesisir adalah wilayah yang memiliki kompleksitas permasalahan, permasalahan, tantangan dan peluang tersendiri yang menjadikan wilayah pesisir berbeda dengan wilayah lainnya. Permukiman wilayah pesisir yang menonjol di Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara adalah warga nelayan yang bermukim disepanjang Pantai Amal. Warga yang bermukim di daerah ini memiliki anak-anak usia 6-12 tahun dan juga tergolong miskin serta kawasannya terlihat kumuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan personal higiene pada anak-anak nelayan di wilayah pesisir Pantai Amal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif untuk melihat gambaran fenomena yang terjadi pada personal higieneanak-anak nelayan di wilayah pesisir Pantai Amal.Dalam penelitian responden akan menggunakan lembar observasi status personal hygiene yang sampelnya akan ditentukan berdasarkan kriteria inklusi yaitu anak-anak nelayan usia 6-12 tahun dan menyatakan bersedia untuk menjadi responden penelitian dan berdasarkan kriteria eksklusi yaitu bukan anak dari keluarga nelayan, bukan anak nelayan berusia dibawah 6 tahun dan anak nelayan berusia lebih dari 12 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata status personal higiene pada anak-anak nelayan adalah personal higiene tidak memenuhi syarat. Hal ini terlihat pada persentase tertinggi (56,4%) dari total responden/pihak anak nelayan.
TRANSISI MENJADI PERAWAT KLINIK Hasriana, Hasriana; Handayani, Fitriya
Journal of Borneo Holistic Health Vol 6, No 2 (2023): Journal Of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v6i2.4865

Abstract

Perawat yang baru memasuki dunia kerja, baik di rumah sakit maupun di pelayanan kesehatan lainnya, akan menghadapi berbagai hal baru terutama pada tahun pertama transisi. Transisi dari pendidikan ke praktik profesional memiliki dampak emosional yang signifikan pada perawat baru dan mendorong respon emosional serta respon fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman transisi menjadi perawat baru. partisipan dalam penelitian ini berjumlah 9 partisipan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Pengalaman transisi perawat digambarkan dalam tema : 1)  Reaksi perubahan awal, 2) Berusaha bertanggung jawab, 3) Beradaptasi dengan baik, dan 4) Mengembangkan diri. Transisi menjadi perawat klinik memberikan dampak emosional bagi perawat baru. institusi praktik maupun pendidikan perlu untuk berkolaborasi dalam berbagai program yang efektif menciptakan pengalaman transisi yang positif bagi perawat baru
Family History as a Risk Factor for Hypertension in The Coastal Area N, Najihah; Handayani, Fitriya; AlDianto, Dicki; Iwan, Iwan
An Idea Nursing Journal Vol. 2 No. 02 (2023)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/inj.v2i02.199

Abstract

Hypertension is a serious medical condition and is a leading cause of premature death worldwide which significantly increases the risk of heart, brain, kidney and other diseases. However, not all hypertension sufferers are aware of the disease they suffer from and it is only discovered after complications occur. Therefore, hypertension must be prevented and controlled. Prevention and control of hypertension aims to prevent and reduce the probability of morbidity, complications and death. Hypertension can be prevented by controlling risk factors. This study aims to analyze the relationship between family history and the incidence of hypertension in the coastal communities of Tarakan City. This research is a quantitative study with a cross sectional study design. The sample in the research was the community in the working area of the Pantai Amal Health Center and met the sample criteria obtained using a purposive sampling technique. The data obtained was processed bivariately with the chi-square test. The results of the study showed a p value = 0.013, which means there is a relationship between family history and the incidence of hypertension. The conclusion of this study is that family history can be a risk factor for hypertension in the coastal area of Tarakan City. Therefore, it is hoped that health promotion efforts will take the form of scheduled education on hypertension risk factors and preventive efforts in the form of early detection so that people can prevent or control hypertension so that complications are avoided.
Identifikasi Produk Bahan Makanan yang Berbahan Dasar Alga : Mikroalga atau Makroalga pada Pasar Tradisional dan Modern yang ada di Kota Medan A Kinanti, Aulia Andin; Nasution, Aziz Husein; Wardana, Balqis Putri; Handayani, Fitriya; Ulfa, Syarifah Widya
Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Vol 23 No 1 (2024): Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Nasional Laa Roiba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/mk.v23i1.4309

Abstract

ABSTRACT Research on the identification of food products made from algae (microalgae or macroalgae) at traditional and modern markets in the city of Medan was carried out on May 26 2023. This research was carried out at traditional and modern markets in the city of Medan. The purpose of this research is as information and also as an extension of our knowledge about food products made from algae in traditional and modern markets in the city of Medan. The analysis uses a qualitative descriptive method, by taking samples, then documenting them by taking pictures, then identifying them. Analysis using a qualitative descriptive method was carried out in a way, every time you find a food product made from algae, a picture will be taken as proof that the product uses algae-based ingredients. The results of this study are that there are several food products that are often consumed which are made from algae found in traditional and modern markets in the city of Medan, namely jelly, nutrijel, pudding, nori and also karagean. Keywords: Identification, algae, food products
Edukasi KB Pasca Persalinan Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Kesiapan Penggunaan KB Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Deby, Deby; Handayani, Fitriya; Sulidah, Sulidah; Wahyudi, Donny Tri; Hasriana, Hasriana; Najihah, Najihah; Ose, Maria Imaculata
Journal of Borneo Holistic Health Vol 7, No 2 (2024): JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v7i2.5055

Abstract

Kesadaran gizi ibu dan hubungannya dengan bayi yang lahir dengan berat badan lahir rendah yang mengindikasikan malnutrisi disana berhubungan dengan asupan gizi yang diterima anak dari mereka, dan hal ini berdampak pada prevalensi stunting. Pasangan dapat mencegah stunting dengan mengikuti program keluarga berencana (di bawah dua tahun). KB Pasca Persalinan (KBPP) merupakan salah satu KB yang sangat penting karena kembalinya kesuburan pada seorang ibu setelah melahirkan tidak dapat diprediksi dan dapat terjadi sebelum datangnya siklus haid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi KB pasca persalinan terhadap tingkat pengetahuan dan kesiapan penggunaan KB sebagai upaya pencegahan stunting. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi experimental dengan pendekatan one group pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berkunjung di Posyandu Sumber Kasih pada saat edukasi dengan jumlah sampel sebanyak 20 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling. Uji  analisa data yang digunakan adalah uji Non parametric Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian ini  yaitu terdapat pengaruh edukasi KB pasca persalinan terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil tentang kontrasepsi pasca persalinan dengan nilai p value 0.000 (α0.05), dan terdapat pengaruh edukasi KB pasca persalinan terhadap kesiapan penggunaan KB sebagai upaya pencegahan stunting dengan nilai p value 0.001 (α0.05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh edukasi KB pasca persalinan terhadap tingkat pengetahuan dan kesiapan penggunaan KB sebagai upaya pencegahan stunting, maka disarankan kepada pihak puskesmas untuk melakukan edukasi secara teratur oleh bidan dan perawat terlatih mengenai kontrasepsi pasca persalinan.
Edukasi Tentang ASI Ekslusif Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Yusnia, Yusnia; Zulfia, Rahmatuz; Alfianur, Alfianur; Sulidah, Sulidah; Handayani, Fitriya; Pujianto, Ahmat
Journal of Borneo Holistic Health Vol 7, No 2 (2024): JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v7i2.5057

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Salah satu penyebab stunting pada balita yaitu pemberian ASI eksklusif yang tidak diberikan selama 6 bulan karena ASI sangat dibutuhkan dalam masa pertumbuhan bayi agar kebutuhan gizinya tercukupi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang ASI ekslusif terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil sebagai upaya dalam pencegahan stunting di Posyandu Sumber Kasih Kelurahan Tanjung Selor Hilir. Penelitian ini berbentuk penyuluhan edukasi tentang ASI ekslusif menggunakan rancangan pra experimental dengan desain one group pre-test dan post-test. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan sebanyak 15 soal dan sikap sebanyak 5 soal. Hasil uji Wilcoxon dari 20 responden didapatkan rata-rata tingkat pengetahuan post test (2,90) lebih tinggi dari pada nilai rata-rata pre test (1,30) dengan nilai p value 0,000 atau p 0,005 dan nilai rata-rata sikap post test (14,85) lebih tinggi dari nilai rata-rata pre test (8,85) dengan nilai p value 0,077 atau p 0,005. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon didapatkan signifikasi p = 0.000 atau p0.005. Terdapat pengaruh mengenai edukasi ASI ekslusif terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil sebagai upaya pencegahan stunting. Peneliti selanjutnya dapat mengembangkan isi dari kuesioner penelitian dan menambah jumlah sampel yang digunakan agar lebih bervariasi, sehingga peningkatan nilai pengetahuan dan kesiapan ibu hamil mengenai ASI ekslusif dapat lebih signifikan.
Penerapan Budaya Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun (5s) terhadap Kepuasan Pasien Irwansyah, Irwansyah; Lesmana, Hendy; Handayani, Fitriya; Ose, Maria Imaculata; Alfianur, Alfianur
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.15188

Abstract

ABSTRACT The implementation of cultural 5S (Smile, Respect, Greeting, Courtesy, and Manner) of excellent service in hospital becomes compulsory aspect to be implemented. It can change the perspectives of patients toward medical workers. Therefore, they would not have a negative view of hospital employees or medical workers. Hospital or Rumah Sakit (RS) Pertamina Tarakan is one of public hospitals with class C and has been socialized the cultural 5S of excellent service given to patients and service users since in 2018. According to the data of public relation department of this hospital in the period in January to May 2022 reported that there were 18 complaints coming from patients, for instances nurses were less friendly and less of cultural implementation of smile, respect, greeting, courtesy, and manner when the service took place. The purpose of this study was to know the implementation of cultural 5S in RS Pertamina Tarakan and to analyze the relationship between cultural 58 and patients' satisfaction of excellent service in RS Pertamina Tarakan. The design of this study was quantitative using a cross- sectional approach. The sample was 86 respondents. The independent variable was the implementation of cultural 58 and the dependent variable was patients' satisfaction. The data were analyzed by using chi square test. The finding of this study showed that there was significant relationship between the implementation of cultural 5S and patients' satisfaction. It indicates that RS Pertamina Tarakan should preserve and increase the implementation of cultural 5S to nurses and medical workers in order to give excellent service to patients. Keywords: Satisfaction, Implementation of Cultural Smile, Respect, Greeting, Courtesy, and Manner  ABSTRAK  Penerapan 5S dalam pelayanan Rumah Sakit menjadi aspek yang wajib di implementasikan, dengan menerapkan budaya 5S, bisa mengubah cara pandang pasien terhadap tenaga medis agar mereka tidak memandang negatif apa yang dilakukan oleh karyawan rumah sakit atau tenaga medis yang ada. Rumah sakit pertamina Tarakan merupakan salah satu rumah sakit umum tipe C di kota Tarakan, sejak tahun 2018  sudah mensosialisasikan budaya 5S dalam pelayanan yang di berikan kepada seluruh pasien yang berobat dan menggunakan jasa rumah sakit Pertamina Tarakan, data Humas tahun 2022 periode januari sampai dengan mei, terdapat ada 18 komplain tentang pelayanan yang di rasakan oleh sejumlah pasien, keluhan tentang beberapa tenaga perawat yang kurang ramah dalam memberikan pelayanan, kurang nya penerapan budaya senyum, sapa, salam, sopan dan santun pada saat melakukan pelayanan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan budaya 5S di RS Pertamina Tarakan, dan menganalisa hubungan budaya 5S terhadap kepuasan pasien di layanan Rumah Sakit Pertamina Tarakan. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 86 responden, variabel independen penelitian yaitu penerapan budaya 5S dan variabel dependen kepuasan pasien, analisa perhitungan dengan uji chi square. Hasil dari penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan 5S perawat dengan kepuasan pasien, dengan demikian RS Pertamina Tarakan tetap harus mempertahankan dan justru lebih meningkatkan lagi penerapan budaya 5S (senyum, sapa, salam sopan dan santun) kepada seluruh perawat dan seluruh tenaga kesehatan lainnya demi memberikan pelayanan yang terbaik untuk semua pasien. Kata Kunci: Kepuasan Pasien, Penerapan Budaya Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA BURNOUT SYNDROME PERAWAT DI RUANG CRITICAL CARE Handayani, Fitriya; Ose, Maria Imaculata; Hidaya, Nurman; Hasriana
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 12 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36973/jkih.v12i2.605

Abstract

Burnout syndrome is a collection of physical, psychological and mental symptoms that are destructive due to monotonous and stressful work fatigue. The part of nurses who are prone to burnout syndrome is nurses who handle emergency patients. Nurses who handle emergency patients include ICU (Intensive care unit), HCU (high care unit), and IGD (emergency room), due to higher job demands than nurses in other inpatient rooms. This study aims to get an idea of the incidence of burnout syndrome in nurses in the Critical Care Room and see the factors that influence it. This type of research is quantitative research with descriptive design. This study involved 38 respondents who were nurses who served in the critical care room. The results showed that the majority of respondents experienced low category burnout as many as 18 people (47.4%). Statistical test results showed a meaningful relationship between individual factors and organizational factors with nurse burnout syndrome. The most dominant factor to the occurrence of burnout syndrome can be seen from the results of multivariate analysis that the value of OR the largest and significant value is the organizational factor with a value of OR 5.907. This shows that organizational factors are the most influential factors 5,907 times to the occurrence of burnout syndrome nurse than other factors. Keywords: burnout syndrome, nurses, critical care