Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit infeksi kronis yang menjadi permasalahan Kesehatan utama secara global termasuk Indonesia. Kejadian TB paru pada anak disebabkan oleh ketidakberhasilan pengobatan. Untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan penularan TB Paru pada anak dapat dilakukan melalui pemberdayaan keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberdayaan keluarga terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku pencegahan penularan TB paru pada anak. Penelitian ini menggunakan quasy eksperimental quasy eksperiment dengan non randomized control group pre-posttest design. Teknik pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuesioner, observasi, dan pengukuran. Data dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Sign Rank Test, Mann-Whitney test, dan Spearman Rho. Sampel adalah keluarga yang memiliki anak dengan TB sebanyak 31 orang, dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan sebelum diberikan penyuluhan kesehatan pengetahuan dari 31 responden mayoritas dalam kategori cukup sebanyak 16 orang (51.7%) dengan hasil pre-test sikap dan perilaku mayoritas dalam kategori sifat positif sebanyak 16 orang (51.6%). Setelah diberikan penyuluhan kesehatan terjadi peningkatan dengan hasil pengetahuan baik mencapai 21 orang (67.7%), sikap dan perilaku meningkat sebanyak 18 orang (58.0%). Kesimpulan penelitian ini ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku keluarga mengenai pencegahan penularan TB anak yaitu dengan nilai signifikasi p=0.000.
Copyrights © 2025