Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Dengan Integrated Clinical Pathway Terhadap Mutu Pelayanan Keperawatan Jayanti, Lia Dwi; Hariyati, Rr. Tutik Sri
Syntax Idea Vol 2 No 2 (2020): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-idea.v2i2.148

Abstract

Integrated Clinical pathway (ICP) adalah rencana asuhan pasien terintegrasi dan terkoordinasi efektif antar multidisiplin dengan mendayagunakan sumber daya yang ada secara efisien dalam pelayanan kesehatan. Implementasi Clinical pathway bisa menjadi fasilitas dalam tercapainya peningkatan mutu pelayanan keperawatan. Akan tetapi, pengembangan dan penerapan ICP di Rumah Sakit tidaklah mudah karena pendokumentasian ICP dilakukan multidisiplin maka memerlukan pengetahuan yang mumpuni dan keterampilan klinis yang baik dalam menerapkan clinical pathway. Tujuan dari tinjauan literature review ini adalah untuk mengetahui pengembangan sistem informasi manajemen dengan Integrated Clincal Pathway terhadap mutu pelayanan keperawatan di Rumah Sakit. Studi ini menggunakan perangkat penelitian PICO (Population, Intervention, Comparison, Outcome) dengan mengambil sumber dari EBSCO, ProQuest, Scopus, JKI dan artikel lain. Studi ini menunjukkan bahwa ICP yang terintegrasi dengan sistem informasi manajemen dapat mengefisienkan waktu serta tenaga saat pemberian asuhan keperawatan professional. Penerapan sosialisasi, pelatihan dan evaluasi Clinical pathway yang optimal dapat. mengeskalasi mutu pelayanan keperawatan di rumah sakit Kata kunci: Clinical Pathway, Manajemen Keperawatan, Mutu Pelayanan, Sistem Informasi
Pengaruh Pemberdayaan Keluarga terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Penularan TB Paru Anak Lestari, Tri Wiji; Jayanti, Lia Dwi
Jurnal Keperawatan Vol 17 No 3 (2025): Jurnal Keperawatan: September 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v17i3.2616

Abstract

Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit infeksi kronis yang menjadi permasalahan Kesehatan utama secara global termasuk Indonesia. Kejadian TB paru pada anak disebabkan oleh ketidakberhasilan pengobatan. Untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan penularan TB Paru pada anak dapat dilakukan melalui pemberdayaan keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberdayaan keluarga terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku pencegahan penularan TB paru pada anak. Penelitian ini menggunakan quasy eksperimental quasy eksperiment dengan non randomized control group pre-posttest design. Teknik pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuesioner, observasi, dan pengukuran. Data dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Sign Rank Test, Mann-Whitney test, dan Spearman Rho. Sampel adalah keluarga yang memiliki anak dengan TB sebanyak 31 orang, dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan sebelum diberikan penyuluhan kesehatan pengetahuan dari 31 responden mayoritas dalam kategori cukup sebanyak 16 orang (51.7%) dengan hasil pre-test sikap dan perilaku mayoritas dalam kategori sifat positif sebanyak 16 orang (51.6%). Setelah diberikan penyuluhan kesehatan terjadi peningkatan dengan hasil pengetahuan baik mencapai 21 orang (67.7%), sikap dan perilaku meningkat sebanyak 18 orang (58.0%). Kesimpulan penelitian ini ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku keluarga mengenai pencegahan penularan TB anak yaitu dengan nilai signifikasi p=0.000.
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Berbasis Media Audio Visual terhadap Pengetahuan tentang Tuberkulosis pada Anak Sekolah Dasar Jayanti, Lia Dwi; May Lorenna; Amalia, Lisa Rizky
Jurnal Keperawatan Vol 17 No 3 (2025): Jurnal Keperawatan: September 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v17i3.2634

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan dunia. TB tidak hanya menyerang orang dewasa, namun juga anak-anak. Pemberian terapi TB pada anak masih ditemukan adanya ketidakberhasilan pengobatan, meliputi: pengobatan yang tidak benar, kegagalan pengobatan, dan putus pengobatan sehingga diperlukan edukasi yang tepat dan menarik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan berbasis media audiovisual terhadap pengetahuan tentang tuberkulosis pada anak. Penelitian ini merupakan pra-eksperimen dengan rancangan one group pre test-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV, V dan VI yang berjumlah 60 orang diambil dengan metode simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji statistic paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan berbasis media audio visual (p-value = 0,001). Jumlah responden yang memiliki pengetahuan baik sebelum intervensi sebanyak 23 orang (38,3%) meningkat menjadi 58 orang (96,7%) setelah intervensi, sedangkan responden yang memiliki pengetahuan cukup sebelum intervensi berjumlah 33 orang (55%) mengalami penurunan menjadi 2 orang (3,3%) setelah intervensi. Setelah intervensi, tidak ada responden yang termasuk kategori pengetahuan yang kurang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan dengan media audio visual berpengaruh terhadap pengetahuan tentang tuberkulosis pada anak di SDN Gedawang 01 Kota Semarang.