Jurnal Teknik ITS
Vol 14, No 1 (2025)

Pemilihan Tipe Saluran Pelimpah (Spillway) pada Bendungan Bagong Trenggalek

Fauziyah, Lana (Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)
Kuntjoro, Kuntjoro (Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)
Alam, Rizki Robbi Rahman (Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)



Article Info

Publish Date
06 May 2025

Abstract

Sungai Bagong merupakan salah satu Sub-DAS Ngerowo-Ngasinan yang terletak di DAS Brantas. Sungai Bagong melintasi kecamatan Bendungan dan memiliki luas DAS sebesar 85,49 km2 dengan panjang sungai mencapai 20,44 km. Bendungan Bagong memiliki luas Daerah Tampungan Air (DTA) 39,95 km2 serta kemampuan mereduksi banjir yang dimiliki sebesar 18% dari inflow. Selain itu, Bendungan Bagong memiliki tampungan waduk sebesar 17,4 x 106 m3. Pelimpah adalah bangunan penting dalam bendungan, berfungsi untuk mengalirkan kelebihan air dari hulu ke hilir bendungan dan menjaga ketinggian air tetap dalam batas aman. Penelitian ini mengambil topik pemilihan tipe saluran pelimpah dengan 2 tipe yaitu overflow spillway dan side channel spillway. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis hidrologi, analisis hidrolis dan stabilitas bangunan pelimpah. Hasil analisis pada perhitungan Hidrolis dan Stabilitas, didapatkan hasil pemilihan tipe saluran pelimpah yang tepat pada Bendungan Bagong adalah Tipe Overflow Spillway lebar pelimpah 30 m dengan puncak pelimpah pada elevasi +325,00 serta tinggi maindam pada elevasi +330,00. Hasil penelusuran banjir didapatkan debit keluaran (outflow) Q1000Th = 210,350 m3/dt pada elevasi +326,968 dengan tinggi muka air 1,97 m, dan QPMF = 410,381 m3/dt pada elevasi +328,084 dengan tinggi muka air 3,08 m. Hasil analisis hidrolis tipe overflow spillway pada saluran pengarah dan pelimpah didapat kecepatan aliran tertinggi sebesar 18,1 m/dt dengan nilai Fr 6,6 < 9 (Super Kritis), sedangkan untuk saluran peluncur kecepatan aliran tertinggi terdapat pada peluncur 3 pada kala ulang QPMF sebesar 18,1 m/dt dengan nilai Fr 6,3 (Super Kritis). Dari hasil perhitungan pada kolam olak dengan kala ulang Q1000 terjadi loncatan air sepanjang 9,640 m dengan jenis loncatan tetap, sedangkan untuk QPMF terjadi loncatan air sepanjang 17,109 m dengan jenis loncatan tetap. Berdasarkan analisis stabilitas terhadap rembesan, geser dan guling menunjukkan hasil yang memenuhi persyaratan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

teknik

Publisher

Subject

Engineering

Description

Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 ...