Pendidikan adalah proses pembelajaran yang membentuk kepribadian individu sesuai nilai masyarakat dan budaya. Mahasiswa berperan dalam pembangunan bangsa, salah satunya melalui penyusunan skripsi sebagai syarat kelulusan. Penelitian ini menganalisis resiliensi akademik mahasiswa tingkat akhir dalam menyelesaikan skripsi, yang didefinisikan sebagai kemampuan mengelola stres dan beradaptasi terhadap tekanan akademik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam terhadap dua mahasiswa semester 7 di Universitas X Sidoarjo. Hasilnya menunjukkan subjek F dan W memiliki strategi resiliensi berbeda. Subjek F mengandalkan semangat, tanggung jawab, dan bimbingan dosen, sedangkan subjek W lebih bergantung pada jeda, diskusi, dan dukungan sosial. Keduanya sepakat bahwa penyusunan skripsi melatih ketahanan mental, perencanaan, serta manajemen stres dan waktu. Kesimpulannya, strategi resiliensi akademik mahasiswa dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, seperti regulasi emosi, dukungan sosial, dan peran pembimbing. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa dapat meningkatkan resiliensi akademik, sementara dosen dapat memberikan bimbingan lebih efektif selama proses penyusunan skripsi. Kata kunci: resiliensi akademik, dukungan sosial, mahasiswa tingkat akhir
Copyrights © 2025