Enuresis kebiasaan mengompol pada anak merupakan salah satu masalah perkembangan yang sering terjadi dan dapat berdampak negatif terhadap kepercayaan diri serta relasi sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan Emotional Freedom Technique (EFT) sebagai intervensi alternatif untuk mengurangi frekuensi mengompol pada dua anak laki-laki bersaudara yang mengalami enuresis nokturnal. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan metode campuran sederhana, yakni pre-test dan post-test serta observasi kualitatif. Subjek pertama (4 tahun 4 bulan) menjalani EFT secara sadar dan aktif, sedangkan subjek kedua (3 tahun) menerima EFT saat sedang tidur. Intervensi dilakukan selama beberapa hari dengan prosedur EFT standar, meliputi penentuan setup statement dan tapping pada titik-titik meridian tertentu. Hasil menunjukkan adanya penurunan frekuensi mengompol pada kedua subjek, dengan efektivitas yang lebih signifikan pada subjek yang terlibat secara sadar dalam proses EFT. Temuan ini menunjukkan bahwa EFT dapat menjadi salah satu metode intervensi yang mudah diterapkan dan bersifat non-invasif untuk mengatasi enuresis pada anak. Penelitian ini merekomendasikan penerapan EFT oleh orang tua di rumah sebagai bentuk pemberdayaan keluarga dalam menangani masalah perkembangan anak.
Copyrights © 2025