Pardede, Sulastry
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Brainspotting Therapy untuk Melepas Rasa Duka dan Kehilangan Orang yang Dicintai Pardede, Sulastry
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 3 (2025): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.833748

Abstract

Kehilangan orang yang dicintai merupakan pengalaman emosional yang kompleks, sering kali memicu berbagai reaksi psikologis seperti kesedihan mendalam, penyesalan, dan perasaan tidak berdaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas terapi Brainspotting (BSP) dalam membantu individu melewati proses berduka. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal (Single Case Design) terhadap seorang subjek wanita yang mengalami depresi sedang pasca kehilangan pasangan. Intervensi dilakukan melalui delapan sesi terapi BSP, dengan evaluasi kondisi psikologis menggunakan Self-Reporting Questionnaire (SRQ) sebelum dan sesudah terapi. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan pada skor SRQ dan Subjektif Unit of Disturbance Scale (SUDs), mencerminkan perbaikan kondisi psikologis subjek. Subjek mampu menerima realita kehilangan, mengurangi rasa bersalah, dan memulihkan fungsi keseharian. Studi ini mendukung BSP sebagai pendekatan yang efektif dan berkelanjutan untuk mengatasi duka dan kehilangan.
Penerapan Emotional Freedom Technique (EFT) untuk Mengatasi Kebiasaan Mengompol pada Anak Pardede, Sulastry
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 1 (2025): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.914004

Abstract

Enuresis kebiasaan mengompol pada anak merupakan salah satu masalah perkembangan yang sering terjadi dan dapat berdampak negatif terhadap kepercayaan diri serta relasi sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan Emotional Freedom Technique (EFT) sebagai intervensi alternatif untuk mengurangi frekuensi mengompol pada dua anak laki-laki bersaudara yang mengalami enuresis nokturnal. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan metode campuran sederhana, yakni pre-test dan post-test serta observasi kualitatif. Subjek pertama (4 tahun 4 bulan) menjalani EFT secara sadar dan aktif, sedangkan subjek kedua (3 tahun) menerima EFT saat sedang tidur. Intervensi dilakukan selama beberapa hari dengan prosedur EFT standar, meliputi penentuan setup statement dan tapping pada titik-titik meridian tertentu. Hasil menunjukkan adanya penurunan frekuensi mengompol pada kedua subjek, dengan efektivitas yang lebih signifikan pada subjek yang terlibat secara sadar dalam proses EFT. Temuan ini menunjukkan bahwa EFT dapat menjadi salah satu metode intervensi yang mudah diterapkan dan bersifat non-invasif untuk mengatasi enuresis pada anak. Penelitian ini merekomendasikan penerapan EFT oleh orang tua di rumah sebagai bentuk pemberdayaan keluarga dalam menangani masalah perkembangan anak.