Pendekatan komunikatif saat ini banyak diterapkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), seiring dengan pemanfaatan teknologi digital yang semakin masif. Namun, keterbatasan keterampilan public speaking pada guru BIPA dikhawatirkan dapat menghambat efektivitas pembelajaran lintas budaya di berbagai negara. Oleh karena itu, pelatihan public speaking menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan profesionalisme guru BIPA secara global. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang menekankan partisipasi aktif peserta dalam setiap tahapan kegiatan. Pelatihan difokuskan pada pengembangan teknik vokal, penguasaan panggung, ekspresi verbal dan nonverbal, serta kepercayaan diri dalam berbicara di hadapan publik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para guru memperoleh wawasan global, lebih termotivasi untuk terus mengembangkan diri, serta mengalami peningkatan signifikan dalam keterampilan public speaking. Sebanyak 98% peserta menyatakan mengalami peningkatan kelancaran berbicara serta kepercayaan diri dalam mengajar. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan public speaking berkontribusi positif dalam menunjang keberhasilan pembelajaran BIPA di tingkat internasional.
Copyrights © 2025