Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas penggunaan model Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan kolaboratif siswa kelas X-3 SMAN 1 Pademawu. Permasalahan yang diangkat berkaitan dengan rendahnya keterampilan siswa dalam bekerja sama, berkomunikasi, dan bertanggung jawab dalam kelompok. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Carr & Kemmis melalui dua siklus. Instrumen penelitian berupa angket dan observasi yang telah divalidasi. Hasil menunjukkan bahwa seluruh indikator kolaborasi—ketergantungan positif, interaksi langsung, tanggung jawab individu, komunikasi, dan kerja kelompok—mengalami peningkatan. Rata-rata keterampilan kolaborasi meningkat dari 61,98% pada pra-siklus menjadi 72,36% di siklus I, dan 85,55% di siklus II. Dengan demikian, PBL terbukti efektif dalam memperkuat keterampilan kolaborasi siswa secara bertahap dan relevan dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21.
Copyrights © 2025