Berangkat dari permasalahan rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep rasio, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis, letak, dan faktor penyebab kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita rasio dengan menggunakan Teori Kastolan sebagai kerangka analisis. Ketidakmampuan siswa dalam menyelesaikan soal berbasis cerita, yang menjadi ciri khas asesmen Kurikulum Merdeka, tidak hanya memengaruhi hasil belajar matematika, tetapi juga berimplikasi pada kemampuan berpikir logis dan pengambilan keputusan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan siswa kelas IX-A SMP Negeri 7 Bandung tahun ajaran 2024/2025 sebagai subjek. Data diperoleh melalui tes uraian materi rasio dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis kesalahan, yaitu kesalahan konseptual sebesar 28%, prosedural sebesar 28%, dan teknikal sebesar 6%, sementara 38% siswa tidak melakukan kesalahan. Faktor-faktor penyebab yang teridentifikasi meliputi ketidakpahaman terhadap konsep rasio, kesulitan memilah informasi penting dalam soal, ketidaktahuan terhadap langkah penyelesaian, kurangnya ketelitian, serta tidak membiasakan diri memeriksa kembali jawaban. Tingginya proporsi kesalahan konseptual dan prosedural menegaskan perlunya strategi pembelajaran yang tidak hanya fokus pada latihan hitung tetapi juga memperkuat pemahaman mendasar siswa terhadap konsep rasio.
Copyrights © 2025