Perubahan status dari siswa menjadi pelajar, khususnya bagi perantau, tuntutan kemandirian finansial yang sering kali terkendala oleh kurangnya kedisiplinan dan gaya hidup konsumtif. Gaya hidup yang memengaruhi media sosial dan lingkungan pergaulan, seperti sering nongkrong dan belanja online, mendorong pengeluaran tak terkendali yang berujung pada kesulitan keuangan sebelum akhir bulan. Oleh karena itu, penting untuk memahami hubungan antara gaya hidup, pengelolaan keuangan, dan kedisiplinan finansial guna membantu mahasiswa perantauan mencapai stabilitas ekonomi dan psikologis. Metode Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif, Hasil : Menunjukkan bahwa Gaya Hidup (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kedisplinan Finasial (Y), Pengelolaan Keuangan (X2) berpengaruh positif dan signifikan Kedisplinan Finansial (Y). Sedangkan Gaya Hidup (X1) dan Pengelolaan Keuangan (X2) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kedisplinan Finansial (Y) mahasiswa perantauan yang tinggal di kos.
Copyrights © 2024