Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas model Project Based Learning terintegrasi Science, Technology, Engineering and Mathematics terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari sikap ilmiah siswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan quasi experiment dan posttest-only control group desain. Untuk memperoleh kelas eksperimen (VII C) dan kelas kontrol (VII D) menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan tes, angket dan dokumentasi. Instrumen penelitian mencakup soal essay tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan angket sikap ilmiah siswa. Pengolahan data dilakukan dengan uji ketuntasan individu dan klasikal, uji anova dua arah, dan uji scheffe. Hasil penelitian adalah (1) Hasil belajar siswa yang mendapat perlakuan model PjBL terintegrasi STEM mencapai KKM baik secara individu maupun klasikal, (2) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis pada model PjBL terintegrasi STEM dengan pembelajaran konvensional dilihat dari sikap ilmiah siswa tingkat tinggi, (3) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis pada model PjBL terintegrasi STEM dengan pembelajaran konvensional dilihat dari sikap ilmiah siswa tingkat sedang, (4) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis pada model PjBL terintegrasi STEM dengan pembelajaran konvensional dilihat dari sikap ilmiah siswa tingkat rendah.Â
Copyrights © 2025