Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mendorong semua daerah untuk membentuk posyandu remaja. Tujuannya adalah untuk memperluas upaya pengawasan terhadap tumbuh kembang para remaja, menjadi wadah pengetahuan tentang kesehatan para remaja. Masa remaja merupakan masa transisi dari dari masa anak-anak menuju dewasa, hal ini memicu munculnya masalah yang kompleks akibat dari perilaku berisiko yang mereka lakukan. Desa Lamabelawa merupakan salah satu desa di Kecamatan Witihama dengan jumlah remaja sebanyak 138 remaja yang terdiri dari lakiālaki berjumlah 67 dan perempuan 71 orang. Sebagian dari remaja Desa Lamabelawa bersifat apatis untuk mengikuti posyandu remaja sehingga membuat mereka kurang memahami atau kurangnya pengetahuan kesehatan remaja, kesehatan reproduksi, pencegahan anemia, penyalahgunaan napza dan lain-lain. Berdasarkan permasalahan tersebut maka program pengabdian yang dilaksanakan yaitu pentingnya Posyandu Remaja sebagai upaya peningkatan pengetahuan tentang kesehatan remaja di Desa Lamabelawa. Tujuan Posyandu Remaja ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terutama remaja akan kesehatan reproduksi, pencegahan dini anemia, penyalahgunaan napza dan lain-lain. Rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam Posyandu Remaja di Desa Lamabelawa adalah sosialisasi oleh bidan kesehatan dari Puskesmas Witihama tentang menjaga kesehatan reproduksi, dan sosialisai yang dilakuakan oleh mahasiswa tentang pentingnya posiandu remaja, pencegahan dini anemia dan penyalahgunaan napza. Posyandu Remaja meliputi kegiatan pengukuran tekanan darah, berat badan dan tinggi badan, pembagian tablet tambah darah (TTD). Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan spesifikasi deskriptif dalam pengabdian ini penulis memberikan sosialisasi dengan tahapan-tahapan yaitu: persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian yang telah dijalankan, bahwa kegiatan pengabdian ini mendapatkan respon yang positif dari peserta sasaran yang hadir dan pihak Desa Lamabelwa Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur. Penyuluhan ini akan memberikan pemahaman kepada peserta sasaran untuk merubah perilaku kesehatan yang lebih efektif dan efesien. Dari hasil pengabdian kepada masyarakat ini didapatkan bahwa masyarakat khususnya para remaja sudah paham akan hal yang dilakukan dalam perilaku kehidupan sehari-hari.
Copyrights © 2025