Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi peran guru dalam membina nilai keagamaan dan sosial pada siswa kelas III di SD Badrut Tamam Wonoasih, Kota Probolinggo. Nilai religius dan sosial memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa sejak dini. Oleh karena itu, guru berperan sebagai fasilitator, pembimbing, dan teladan dalam menanamkan nilai-nilai tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan pelatihan nilai-nilai keagamaan melalui berbagai kegiatan, seperti pembiasaan doa sebelum dan sesudah belajar, membaca Al-Qur'an, serta menanamkan sikap sopan santun dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, nilai sosial dikembangkan melalui gotong royong, kerja sama kelompok, serta sikap tolong-menolong di lingkungan sekolah. Faktor pendukung implementasi ini meliputi kebijakan sekolah yang mendukung pendidikan karakter, keterlibatan orang tua, serta lingkungan yang mendukung pembelajaran. Namun ditemukan beberapa kendala, seperti perbedaan latar belakang siswa dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai tersebut serta keterbatasan waktu dalam pelaksanaan kegiatan pembiasaan. Kesimpulannya, peran guru sangat penting dalam membina nilai keagamaan dan sosial siswa melalui pendekatan keteladanan, pembiasaan, dan integrasi nilai dalam pembelajaran. Sinergi antara sekolah, guru, dan orang tua diperlukan agar pelatihan nilai-nilai tersebut dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025