Dekadensi nilai nasionalisme di kalangan siswa sekolah dasar menjadi tantangan signifikan dalam era globalisasi. Kegiatan ekstrakurikuler Pramuka berperan sebagai sarana strategis dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme melalui pengalaman langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai nasionalisme dalam kegiatan Pramuka bagi siswa kelas III di SD Negeri 01 Semedo. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai nasionalisme ditanamkan melalui upacara pembukaan latihan, permainan edukatif, pengujian Syarat Kecakapan Umum (SKU), serta pengenalan seni budaya dan wawasan kebangsaan. Kegiatan ini melatih kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan rasa cinta tanah air siswa. Namun, implementasinya menghadapi kendala, seperti keterbatasan fasilitas, kurangnya motivasi siswa, serta minimnya keterlibatan orang tua. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi peran pembina melalui pelatihan, penyediaan fasilitas, serta metode pembelajaran berbasis pengalaman. Temuan ini menegaskan bahwa dengan strategi yang tepat, Pramuka dapat menjadi sarana efektif dalam membentuk karakter nasionalis generasi muda sejak dini.
Copyrights © 2025