p-Index From 2021 - 2026
15.502
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi PIONIR: Jurnal Pendidikan Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Edukasia Islamika Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Dedikasi Pendidikan Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Konseling Geneologi PAI : Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan Agama Islam Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Journal of Innovation in Educational and Cultural Research AR-RIAYAH : Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia IJORER : International Journal of Recent Educational Research Dharmas Education Journal (DE_Journal) Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan JURNAL PENDIDIKAN IPS Merdeka Indonesia Jurnal International JUrnal Riset Ilmu Pendidikan Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Ijtimā`iyya: Journal of Muslim Society Research IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Jurnal Penelitian Agama Jurnal Kependidikan Solidaritas: Jurnal Pengabdian Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya ANWARUL: Jurnal Pendidikan dan Dakwah ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar Journal of Innovation and Research in Primary Education ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Penelitian International Proceedings of Nusantara Raya Jurnal Kajian Pendidikan dan Psikologi Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam Lensa Pendas Jurnal Cendekia Ilmiah Journal of Islamic Education Research At-Tadris: Journal of Islamic Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Theological Values Internalization in Central Learning Management at Kindergarten Tutuk Ningsih; Novan Ardy Wiyani
Edukasia Islamika Vol 6 No 1 (2021): Volume 6, Number 1 2021, Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, Institut Agama Islam Negeri Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/jei.v6i1.3680

Abstract

Parents are more aware of the urgency of spiritual intelligence for their children. Spiritual intelligence is the ability of a person to always present his Lord in every activity. Various studies show that one of the success factors people is mostly determined by his spiritual intelligence. Parents also want the teacher to be able to develop their children's spiritual intelligence. This desire was responded to by the head of kindergarten al-Irsyad al-Islamiyyah Purwokerto by managing the learning central based on theological values. This qualitative research is intended to describe the internalization of theological values in the management of learning centrals in kindergarten al-Irsyad al-Islamiyyah Purwokerto. Data were collected using interview, observation, and documentation techniques and then analyzed using the Miles and Huberman data analysis technique. The results showed that the internalization of theological values in the management of learning centrals was carried out through five attempts. First, the internalization of theological value into the vision and quality assurance of graduates. Second, the internalization of theological values by organizing ritual centrals. Third, the internalization of theological values by integrating religion and science into learning themes. Fourth, the internalization of theological values through habituation activities. Fifth, the internalization of theological value through the activities of telling stories about the Prophet and the Prophet and the Companions of the Prophet. The implication of internalization theological values in the management of learning centrals is that students become obedient individuals to their Lord, their Prophet, and their teachers and parents.
Konsep Sosial Karakter dalam Buku Egrang Pinjaman dan Bangga Imam Sugiarto; Tutuk Ningsih
AR-RIAYAH : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jpd.v5i1.2684

Abstract

Childhood is a golden period to maximize personality formation. In the potential for social development of children's characters, the environment is very decisive in its formation, including what children read. The lack of social character possessed by children today presents its own challenges for parents. Researchers examine the story book Stilts Loans and Proud published by the Corruption Eradication Commission (KPK). This study is a qualitative descriptive study with the type of library research. This research results that the reading books published by the KPK contain integrity values, including; value of care and responsibility.
KONSEP PENDIDIK DAN PESERTA DIDIK DALAM PARADIGMA PROFETIK Fatkhatul Mar'ah; Tutuk Ningsih
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 8 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v8i1.4703

Abstract

Paradigma profetik dalam memaknai pendidik perlu digali lebih dalam agar proses pendidikan benar-benar mencapai esensinya, yaitu proses memanusiakan manusia menuju manusia seutuhnya. Misi utama pendidikan adalah menanamkan kepada peserta didik akhlak yang mulia serta budi pekerti. Pendidik profetik merupakan pendidik yang memiliki misi seperti para nabi dalam melaksanakan tugas kenabiannya, sehingga pendidik diwajibkan meneladani dan memiliki empat sifat Nabi atau Rasul antara lain: jujur (siddiq), dapat dipercaya (amanah), menyampaikan (tabligh), cerdas (fatonah) serta meneladani kisah para Nabi. Peserta didik dalam paradigma pendidikan profetik sangat berkaitan erat dengan pandangan al-Qur'an mengenai hakekat manusia baik jasmani maupun ruhani. Inti orientasi pendidikan Islam bermuara pada misi profetik yang membentuk jiwa muslim yang sholeh yang dapat menyatukan hubungan hablumminannalah dan hablumminannas secara komprehensif. Nilai-nilai profetik yang perlu dimiliki oleh peserta didik antara lain: segala aktifitas belajar diniatkan sebagai ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah, bersikap zuhud, memiliki sikap rendah hati atau tawadhu dan memiliki karakter yang mulia
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SMP NEGERI 8 DAN SMP NEGERI 9 PURWOKERTO Tutuk Ningsih; Zamroni Zamroni; Darmiyati Zuchdi
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Vol 3, No 2 (2015): Desember
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppfa.v3i2.9811

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan; (1) implementasi pendidikan karakter (IPK) di SMP Negeri 8 dan SMP Negeri 9 Purwokerto; (2) peran kepala sekolah, guru, dan siswa dalam IPK; dan (3) aktualisasi nilai-nilai karakter dalam IPK. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif-naturalistik.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian ditarik kesimpulan berikut ini. (1) Implementasi pendidikan karakter yang lakukan melalui pola kegiatan terpadu antara kegiatan intrakurikuler dan ektrakurikuler. (2) Implementasi pendidikan karakter yang dilakukan oleh kepala sekolah, guru, dan siswa mempunyai peranan yang positif dalam pembentukan kultur sekolah yang berkarakter. Peran kepala sekolah, guru, dan siswa dalam IPK diwujudkan dalam: (a) peran kepala sekolah sebagai motivator, pemberi contoh keteladanan, pelindung, penggerak kegiatan, perancang kegiatan, pendorong, dan pembimbing; (b) peran guru sebagai pendidik, pengasih, dan pengasuh; dan (c) peran siswa sebagai subjek didik dan pelaksana kegiatan di sekolah. (3) Aktualisasi nilai-nilai karakter dalam IPK cenderung mengacu pada prinsip ABITA (Aku Bangga Indonesia Tanah Airku) berbasis kebangsaan dan religius yang meliputi 18 nilai karakter, yaitu: (a) nilai religius, (b) kejujuran, (c) demokratis, (d) tanggungjawab, (e) disiplin, (f) peduli lingkungan, (g) peduli sosial, (h) kerja keras, (i) mandiri, (j) cinta tanah air, (k) semangat kebangsaan, (l) rasa ingin tahu, (m) gemar membaca, (n) menghargai prestasi, (o) cinta damai, (p) bersahabat/komunikatif, (q) toleran, dan (r) kreatif. (4) Terdapat persamaan dan perbedaan dalam IPK di kedua SMP tersebut, persamaannya adalah mengacu pada nilai-nilai yang ada pada prinsip ABITA, perbedaannya kalau di SMP Negeri 8 melaksanakan 12 nilai karakter dan kegiatan pelajaran sekolah setiap pagi diawali dengan baca Alquran pada jam ke-0, sedangkan SMP Negeri 9 Purwokerto melaksanakan 18 nilai karakter sesuai prinsip ABITA sebagai pilot projek Kemdikbud yang kegiatan pelajaran dimulai setiap pagi diawali dengan “Salam ABITA”, menyanyikan lagu kebangsaan, dan kegiatan kebersihan lingkungan sekolah.
Theological Values Internalization in Central Learning Management at Kindergarten Tutuk Ningsih; Novan Ardy Wiyani
Edukasia Islamika Vol. 6 No. 1 (2021): Volume 6, Number 1 2021, Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, Institut Agama Islam Negeri Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/jei.v6i1.3680

Abstract

Parents are more aware of the urgency of spiritual intelligence for their children. Spiritual intelligence is the ability of a person to always present his Lord in every activity. Various studies show that one of the success factors people is mostly determined by his spiritual intelligence. Parents also want the teacher to be able to develop their children's spiritual intelligence. This desire was responded to by the head of kindergarten al-Irsyad al-Islamiyyah Purwokerto by managing the learning central based on theological values. This qualitative research is intended to describe the internalization of theological values in the management of learning centrals in kindergarten al-Irsyad al-Islamiyyah Purwokerto. Data were collected using interview, observation, and documentation techniques and then analyzed using the Miles and Huberman data analysis technique. The results showed that the internalization of theological values in the management of learning centrals was carried out through five attempts. First, the internalization of theological value into the vision and quality assurance of graduates. Second, the internalization of theological values by organizing ritual centrals. Third, the internalization of theological values by integrating religion and science into learning themes. Fourth, the internalization of theological values through habituation activities. Fifth, the internalization of theological value through the activities of telling stories about the Prophet and the Prophet and the Companions of the Prophet. The implication of internalization theological values in the management of learning centrals is that students become obedient individuals to their Lord, their Prophet, and their teachers and parents.
Peran Guru Ramah Anak Pada Era Digital Nur Hidayah; Tutuk Ningsih
Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Tarbawiyah : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/tarbawiyah.v5i2.3224

Abstract

Abstrak Pendidikan yang berpusat pada peserta didik yang menghasilkan prinsip guru ramah anak banyak diterjemahkan peserta didik sebagai prinsip egaliter yang cenderung menurunkan kewibawaan guru. Kajian ini adalah penelitian pustaka dan merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Era teknologi digital saat ini meskipun memungkinkan terpenuhinya kebutuhan informasi dan pengetahuan peserta didik. Namun, guru sebagai suatu nilai yang bergerak dapat melakukan interaksi yang tidak dapat dilakukan oleh teknologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat interaksi ramah anak di antaranya; Guru merespon dengan empati, guru menerjemahkan bahasa nilai, guru memberikan kepercayaan untuk tumbuh, dan guru menanamkan kesadaran. Katakunci: Guru, Ramah Anak, Era Digital Abstract Student-centered education which produces the principle of child-friendly teachers is widely translated by students as an egalitarian principle that tends to reduce the authority of the teacher. This study is literature research and is a type of qualitative descriptive research. The current era of digital technology, even though it allows the information and knowledge needs of students to be met. However, the teacher as a moving value can make interactions that cannot be done by technology. The results of the study indicate that there are child-friendly interactions including; The teacher responds with empathy, the teacher translates the language of values, the teacher gives confidence to grow, and the teacher instills awareness. Keywords: Teacher, Child Friendly, Digital Age
Strengthening Student Competency in Making Social Science Learning Media, Social Science Development Courses Tutuk Ningsih; Gautam Kumar Jha
Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.325 KB) | DOI: 10.46843/jiecr.v2i1.23

Abstract

The teaching and learning process is not only limited to providing material, but also utilizing media that is suitable with the material to be taught. Learning media has a very important role, therefore the media in learning has a function as a tool in the teaching and learning process to engage students to be active in learning. Social science learning process requires learning media to be used by teachers to stimulate students' minds. This study aims to describe and analyze the strengthening of student competencies in making social studies learning media in Social Development courses in the Postgraduate Study Program at IAIN Purwokerto. This type of research is a qualitative study. Data collection techniques used are through observation, interviews and documentation. Development of student competency in Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education Study Program IAIN Purwokerto develops learning media especially social science subjects at the Madrasah Ibtidaiyah education level. The results of competency development is learning media that can be used by teachers in delivering material in social science subjects. The development of media produced by students is in the form of Mini Zoo media, ASEAN Box media and Traditional and Modern Markets Miniature media.
INTERAKSI EKO-HUMANISME DALAM PENDIDIKAN INKLUSIF PERSPEKTIF ISLAM Nur Siti Nur Laely; Tutuk Ningsih
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 11 No. no 1 (2021): TARBIYAH ISLAMIYA
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam Islam, sikap eksklusif terhadap sesama sangatlah dihindari Pendidikaninklusif yang notabene memberikan pendidikan pada penyandang disabilitasternyata masih dipahami sempit dan terbatas pada bangku sekolah. Seharusnyapendidikan inklusif tidak saja berhenti pada ruang sekolah, tetapi juga padalingkungan masyarakat sebagai bentuk sikap inklusif. Penelitian ini merupakankajian deskriptif kualitatif dengan pendekatan tekstual dan fenomenologi.Pendidikan inklusif sebagai keterbukaan dalam menerima beragam latar antarsesama manusia menjadi hal yang harus diwujudkan untuk mencapai interaksieko-humanisme.
The Dynamic of Social Changes of Muslim Community Toward Water Park Tourism in Maguwoharjo Tourism Village, Sleman, Yogyakarta Tutuk Ningsih
Ijtimā`iyya: Journal of Muslim Society Research Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Postgraduate Program, State Institute on Islamic Studies Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.109 KB) | DOI: 10.24090/ijtimaiyya.v4i2.2900

Abstract

Society consists of several persons who live together to create culture. Thus without the existence of a society as a place for cultural growth, culture will not exist. Jogja Bay Waterpark Tourism is considered to be one of the biggest water park tourism in Southeast Asia which attracts many local and foreign tourists. The purpose of this study is finding out the dynamics of social change in society, especially Muslim communities around tourism area. Data retrieval is done by interviewing some people and clergy leaders around the Jogja Bay Waterpark. The results of this study find that there is an impact of positive changes in the economic sector, whereas in the socio-cultural field, there is a significant impact on the behavioral pattern of Muslim communities towards the negative, especially the youth caused by the existence of foreign cultures.
TRADISI SAPARAN DALAM BUDAYA MASYARAKAT JAWA DI LUMAJANG Tutuk Ningsih
IBDA` : Jurnal Kajian Islam dan Budaya Vol 17 No 1 (2019): IBDA: Jurnal Kajian Islam dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.214 KB) | DOI: 10.24090/ibda.v17i1.1982

Abstract

Indonesia has diverse tribes and traditions that make Indonesia rich of various cultures. As an ancestral heritage, cultural traditions are still preserved by Indonesian society. There are some traditions that arecarried out every year, as well as by Javanese who continue to enforce their cultural traditions, because it relates to their religion and does not harm the society. This study aims to describe and analyze Saparan Tradition of Javanese society. This research implements qualitative research method, with the data is obtained directly from the field through observation at the actual conditions in the society, among Moslem Javanese.The data collections in this study are observation, documentation and interview. The results of the study related to the socio-cultural and religious conditions of Ditotrunan society. They are unique. Geographically,their location is in the center of the city, but still holding the tradition of saparan every year. The tradition on Safar Month, which is known as saparan by the Javanese in Lumajang, is carried out by making jenang asan expression of gratitude or slametan. Each family makes jenang in Safar Month, they take turns to make jenang, and then it is served in a leafcoated plate. After everything is ready, it will be presented on the table.Then, the head of the household leads a prayer for goodness, then sharing jenang to the neighbors and the relatives next to them. In addition, in saparan tradition, there is also a festival followed by ladies dressed inkebaya (Javanese Blouse), they work together to make jenang. After cooking, they place the meal on a grounded leaf plate. Then, a prayer is conducted and led by the priest. Finally, they eat jenang together in thesociety.
Co-Authors Ade Putra Agung Prasetio, Toni Amalia, Rina Rizki Anggita Isty Intansari Annabil, Zidan Annisa Auwla Rahma Ardy Wiyani, Novan Arif Hidayat Aziz, Mursida Azizul Muchtar Barid, Hamam Aqil Basiran, Basiran Basuni, Abas Firdaus BS, Abdul Wachid Chasanah, Maghfirotul Chasanah, Maghfirotun Darmiyati Zuchdi DARYANTI DARYANTI Desi Wijayanti Destiana Vidya Prastiwi Dewi Herlisti, Risma Edi Setiawan Elfinda, Azkia Khoerul Emiliya Fatmawati erni sulistiawati Fahmi, Itmamul Faiz Muahad Faradisa, Meliya Fatkhatul Mar'ah Fatmawati, Emiliya Ferdi Ikhsan, M. Alifian Furkon , Furkon Gautam Kumar Jha Ghofaro, Muhammad Sholekhudin Guntur Danang Sulistyawan Hammam, Muhammad Hartono Hartono Hasan Triyakfi Hayati, Fika Husna Herisnawan, Diky Himmawati, Aulia Imam Sugiarto inarotul umiyah Inayatul Mardhiyah Indah Sulistiyani Irfan Yulianto Isna Nur Istiqomah Isnaeni, Yuni Ita Maulana Zakiyah Jamil Jati, Mushthofa Hidayat Jawaz, Yazid Abdul Qadir Jiamelatun Jumiati Jumiati Junianto, Rino Kartika Sari Khusaini Ali, Fadlil Kusfatun Yuliani Lestiarini, Yeni Listianingsih, Nur M Slamet Yahya, M Slamet Ma'shum, Muhammad Labib Maharyati, Usri Mahfuzhi, Harits MASLIKAH, SITI Mei Zulfiani Muchtar, Azizul Muflihah Muflihah Muhamad Hasan Taofik Muhamad Slamet Yahya Mukaromah, Nisaul Mukharoh, Laela Mutaqin Mutaqin Nahariyah, Ika Rahayu Lulu Novan Ardy Wiyani Novan Ardy Wiyani Nur Hidayah Nur Hidayah Nur Hikmah Nur Khikmah, Nur Nur Siti Nur Laely Nurafifah, Lisa Nurhakim Oktaviani, Atiko Nur Pamungkas, Apit Paryati Paryati Permana, Wahid Bayu Prayoga, Hendhi Priambodo, Adityo Rian Puji Rahayu Pujiyanti Pujiyanti Putri Utami, Putri Rahma, Annisa Auwla Rakhmat Rakhmat, Rakhmat Ramadani, Fauzan Ridlo, Fauzan Rini, Ambar Rintati Megawati Riyadi, Rachman Rodiyatun Rofiq Hidayat Romli, Faiz Rosyadi, Muhammad Firman Sabarhati, Susi Safitri, Muthia Dewi Saiful Hamdi Salim Wazdy Samsudin Samsudin Saputro, Noto Sari, Sofa Mei Ika Sarip Setiana, Nuning Setiawan, Arief Wahyu Setyawan, Alif Sidqi, Ahmad Kasyifan Siswadi Siti Marjiyah Siti Nur Laely, Nur SITI NURJANAH Siti Nurjanah Siti Zubaidah Sofati, Siti Sugiastuti, Sugiastuti Sulistiyani, Inayatul Mardhiyah Indah Supriyono Supriyono Sutrimah - Sutrimo Purnomo Syahfrudin, Arif Tarsini, Tarsini Teguh Wibowo Tiwan Umiyah, Inarotul Wahid, Abdur Wahyu Nurlinawati Wahyuningsih, Esti Wananda, Yosa Wardani, Alipi Wazdy, Salim Widuri, Lilis Yahya, Slamet Yuli Hana Puji Utami Yustika , Kus Risti Zamroni Zamroni