Umumnya literatur Teologi Sistematika tidak terhindarkan untuk mengangkat topik Kristologi dan Angelologi. Mayoritas Teolog Teologi Sistematika sepakat bahwa Malakh YHWH merujuk kepada eksistensi pra-inkarnasi Yesus. Sayangnya tidak ada argumentasi alkitabiah mengapa Yesus diasosiasikan sebagai Malakh YHWH di PL. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah kualitatif, studi pustaka dengan pendekatan intertekstual. Melalui artikel ini, Peneliti menandaskan bahwa natur Malakh YHWH dideskripsikan oleh PL bahwa Ia adalah Allah yang dilayani oleh tokoh-tokoh yang pernah terlibat dengan-Nya. Kehadiran Malakh YHWH membuktikan pluralitas Pribadi di dalam diri Allah sehingga dapat dipahami Trinitas sudah diajarkan PL. Bapa-bapa Gereja memahami frasa Malakh pada Yesus tidak diartikan secara ontologis melainkan secara fungsional. Motif Markus mengutip Maleakhi 3:1 pada prolognya hendak menyingkapkan kepada pembaca Injilnya bahwa Malakh YHWH yang dijanjikan tergenapi melalui kedatangan Yesus di sungai Yordan. Jadi, dasar biblika pengasosiasian Yesus sebagai Malakh YHWH adalah Markus yang mengutip langsung Maleakhi 3:1.
Copyrights © 2025