Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi lima software simulasi interaktif fisika, yaitu: PhET, AdaptoX (Ruangguru), The Physics Classroom, GeoGebra, dan MyPhysicsLab yang digunakan dalam pembelajaran fisika tingkat sekolah dan perguruan tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui eksplorasi langsung terhadap fitur-fitur simulasi serta telaah dokumen dari sumber resmi. Evaluasi dilakukan berdasarkan lima dimensi utama: kesesuaian materi dengan kurikulum, kualitas visualisasi dan interaktivitas, kemudahan penggunaan, pendekatan pedagogis, serta kelebihan dan keterbatasan masing-masing software. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PhET dan GeoGebra unggul dalam visualisasi dan interaktivitas, AdaptoX kuat dalam integrasi kurikulum nasional dan adaptivitas, The Physics Classroom efektif dalam mendukung pemahaman berbasis teks dengan simulasi sederhana, dan MyPhysicsLab menonjol dalam pendekatan numerik dan visualisasi grafik gerak. Temuan ini menegaskan bahwa tiap software memiliki kekhasan pedagogis yang dapat disesuaikan dengan karakteristik siswa, tujuan pembelajaran, dan dukungan teknologi yang tersedia. Pemanfaatan simulasi yang tepat dapat memperkuat pemahaman konseptual dan mendorong pembelajaran berbasis inkuiri yang lebih bermakna.
Copyrights © 2025