Permasalahan sampah organik yang tidak terkelola dengan baik dapat menyebabkan dampak buruk terhadap lingkungan. Oleh karena itu, pengembangan industri kreatif berbasis pengolahan sampah organik dengan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) menjadi solusi yang efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran kreatif bagi siswa di SD Negeri 22 Dangin Puri dengan memanfaatkan sampah organik berupa daun kering ini menjadi produk bernilai ekonomis dan ramah lingkungan. Metode yang digunakan meliputi edukasi tentang pentingnya pengelolaan sampah, praktik langsung pengolahan sampah organik menjadi Teknik mencetak pola pada tas kanvas menggunakan bahan-bahan alami seperti daun, bunga, dan ranting. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai pengelolaan sampah serta kemampuan mereka dalam menciptakan produk kreatif dari limbah organik.
Copyrights © 2025