Integritas akademik merupakan pilar fundamental dalam pendidikan tinggi yang menjunjung tinggi nilai- nilai kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab. Salah satu perwujudan utama dari integritas ini adalah penggunaan sumber referensi secara tepat dalam segala bentuk karya akademik, termasuk presentasi. Namun, banyak mahasiswa yang belum memahami pentingnya mencantumkan sumber yang digunakan saat presentasi, baik secara lisan maupun tertulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi mahasiswa dalam menjaga integritas akademik, khususnya dalam penggunaan dan pencantuman sumber referensi selama presentasi. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan 15 mahasiswa dan observasi terhadap 10 presentasi kelas di tiga universitas. Temuan menunjukkan bahwa kurangnya pemahaman, keterampilan literasi informasi yang terbatas, serta lemahnya pengawasan dari dosen merupakan faktor utama yang menyebabkan rendahnya kepatuhan terhadap etika akademik dalam presentasi. Studi ini menekankan pentingnya integrasi sistematis pendidikan etika akademik dalam proses pembelajaran. Selain itu, tekanan untuk menyelesaikan tugas dengan cepat, waktu yang terbatas, dan ketergantungan pada sumber internet yang tidak kredibel semakin memperburuk permasalahan ini. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan penyisipan pendidikan etika akademik secara berkelanjutan dan terstruktur dalam kurikulum, serta penguatan peran dosen sebagai pembimbing dalam menanamkan nilai-nilai integritas sejak awal perjalanan akademik. Dengan demikian, diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan kesadaran dan keterampilan dalam menggunakan sumber referensi secara etis dan bertanggung jawab dalam seluruh kegiatan akademik, termasuk presentasi.
Copyrights © 2025