Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perspektif guru terhadap penerapan model pembelajaran concept learning dalam mengembangkan pemahaman konsep abstrak siswa sekolah dasar pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara mendalam serta analisis dokumen terhadap enam guru sebagai partisipan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep abstrak, seperti demokrasi, keadilan sosial, serta hak dan kewajiban warga negara, seringkali sulit dipahami oleh siswa karena bersifat non-konkret. Model concept learning dinilai efektif dalam mengembangkan pemahaman konsep abstrak siswa melalui penyajian contoh nyata, diskusi kelompok, praktik langsung, dan pertanyaan pemantik. Namun demikian, implementasi model ini menghadapi berbagai tantangan, seperti perbedaan gaya belajar siswa, keterbatasan alat peraga, waktu pembelajaran yang terbatas, serta rendahnya motivasi belajar. Oleh karena itu, guru perlu melakukan pengawasan yang intensif, pengelolaan waktu yang efisien, serta mengombinasikan model ini dengan metode lain agar dapat mengakomodasi perbedaan karakteristik siswa dan meningkatkan efektivitas pembelajaran IPS secara menyeluruh.
Copyrights © 2025