Transformasi pembelajaran berbasis nilai value learning menjadi urgensi dalam menghadapi tantangan sosial yang dihadapi peserta didik di era digital, khususnya melalui media sosial yang kini menjadi bagian integral dari kehidupan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana media sosial dapat dimanfaatkan sebagai ruang pembelajaran nilai yang kontekstual dan reflektif. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur terhadap sepuluh mahasiswa aktif yang menggunakan media sosial dalam pembelajaran. Menurut perspektif mahasiswa terhadap peserta didik, hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi peserta didik di media sosial mendorong penguatan nilai-nilai seperti empati, tanggung jawab, toleransi, serta kemampuan berpikir kritis dan reflektif. Media sosial tidak hanya menjadi sarana ekspresi, tetapi juga wahana pembentukan karakter melalui pengalaman langsung menghadapi dilema sosial digital. Proses ini membentuk peserta didik menjadi individu yang lebih sadar nilai, bijak dalam bersikap, dan mampu menyelesaikan konflik secara etis. Dengan demikian, transformasi value learning melalui media sosial berperan strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cakap digital, tetapi juga memiliki ketangguhan moral dan sosial untuk berperilaku bijak dan bertanggung jawab di era digital saat ini.
Copyrights © 2025