Lensa kontak dan kacamata adalah perangkat optik untuk mengoreksi kelainan refraksi. Lensa kontak lebih sesuai untuk mengoreksi kelainan refraksi tertentu seperti anisometropia tinggi dibandingkan kacamata. Keuntungan menggunakan lensa kontak adalah gambaran retina yang sama meskipun kekuatan lensa tidak sama, berkurangnya efek prisma, dan hasil lapang pandang yang lebih luas. Tujuan dari laporan kasus ini adalah untuk melaporkan kasus penggunaan lensa kontak lunak dan kacamata secara bersamaan sebagai terapi optik dari anisometropia. Seorang pasien wanita berusia 35 tahun mengeluhkan penglihatan buram saat melihat jauh, terutama pada mata kanan. Mata kanan memiliki tajam penglihatan terbaik 0.63 dengan koreksi S -16.00 C -1.00 x 10, sedangkan mata kiri 1.0 dengan koreksi S -8.50 C -1.50 x 180. Pasien didiagnosis menderita miopia tinggi pada kedua mata, astigmatis miopia kompositus pada kedua mata dan ambliopia anisometropia pada mata kanan. Pasien kemudian diberikan terapi dengan kombinasi lensa kontak dan kacamata. Kelainan refraksi yang tinggi dan koreksi anisometropia dapat menjadi tantangan tersendiri. Lensa kontak dapat menjadi alternatif tatalaksana pada kasus kelainan refraksi tinggi yang disertai anisometropia.
Copyrights © 2025