Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan suatu gejala klinis yang menandakan ginjal mengalami gangguan fungsi atau abnormalitas struktur dimana terjadi lebih dari 3 bulan, dimana memerlukan terapi dialisis (HD). Salah satu dampak psikologis yang ditimbulkan akibat HD adalah kecemasan. Salah satu intervensi nonfarmakologis untuk mengatasi kecemasan yaitu dengan terapi deep breathing relaxation dan dzikir. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau penurunan tingkat kecemasan pasien yang menjalani HD setelah diberikan intervensi berupa kombinasi terapi deep breathing relaxation dan dzikir. Desain studi menggunakan studi kasus (case study) dengan metode desktriptif. Subyek yang digunakan sebanyak 2 responden yang mengalami kecemasan dan sedang menjalani HD di dr. RSUD Tjitrowardojo Purworejo kurang dari 12 bulan. Analisa kecemasan diukur sebelum dan sesusah intervensi mengunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Pada responden I menunjukkan skor HARS sebesar 22 (pre-test) dan skor HARS menjadi 9 (post-test) yang menunjukkan pasien tidak lagi mengalami kecemasan. Sementara itu, responden II didapatkan skor HARS 19 (pre-test), lalu kemudian menurun menjadi 11 (post-test) setelah intervensi artinya tidak lagi mengalami kecemasan. Penerapan kombinasi terapi deep breathing relaxation dan dzikir mampu menurunkan tingkat kecemasan pasien yang menjalani HD di RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo.
Copyrights © 2025