Transformasi digital telah menjadi agenda utama dalam sektor pemerintahan di berbagai negara. Namun, implementasi perubahan dalam birokrasi pemerintahan sering kali menghadapi berbagai tantangan, seperti resistensi organisasi, keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi, serta kompleksitas regulasi. Dalam konteks ini, kepemimpinan digital (digital leadership) menjadi faktor kunci yang dapat menentukan keberhasilan transformasi digital dalam sektor publik. Penelitian ini mengadopsi pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan metode PRISMA untuk mengkaji tren penelitian terkait strategi manajemen perubahan dan digital leadership dalam pemerintahan selama dua dekade terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada adopsi teknologi, tetapi juga pada kesiapan budaya organisasi, peran kepemimpinan visioner, serta kebijakan yang mendukung inovasi. Selain itu, faktor organisasi, kompetensi digital pegawai, serta regulasi yang adaptif juga berkontribusi dalam mempercepat implementasi perubahan.
Copyrights © 2025